PENGEMBANGAN BUDAYA RELIGIUS DI MTs MUHAMMADIYAH PATIKRAJA KECAMATAN PATIKRAJA KABUPATEN BANYUMAS

MUNIRA IKHFANI, SHAFA (2021) PENGEMBANGAN BUDAYA RELIGIUS DI MTs MUHAMMADIYAH PATIKRAJA KECAMATAN PATIKRAJA KABUPATEN BANYUMAS. Masters thesis, IAIN PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
COVER_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (681kB) | Preview
[img]
Preview
Text
MUNIRA IKHFANI SHAFA_ PENGEMBANGAN BUDAYA RELIGIUS DI MTs MUHAMMADIYAH PATIKRAJA KECAMATAN PATIKRAJA KABUPATEN BANYUMAS.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dekadensi moral pada jenjang pendidikan menengah yang semakin mengkhawatirkan Hal ini berdampak kurangnya akhlak dan moralitas peserta didik di jenjang SMP/MTs dan pengamalan agama yang masih kurang Ini juga diperparah dengan masih adanya lembaga pendidikan yang masih melaksanakan penilaian kognitif saja. Tidak melihat perilaku keseharian/ aspek afektif dan aspek psikomotorik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana pengembangan budaya religius di MTs Muhammadiyah Patikraja Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas yang terdiri dari tiga bentuk, antara lain proses internalisasi nilai-nilai dan kebijakan sekolah yang mendukung, proses pelaksanaan budaya religius dan proses yang terkait dengan tataran simbol-simbol budaya di MTs Muhammadiyah Patikraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Analisis data diperoleh menggunakan teknik triangulasi yaitu dengan mengumpulkan data lalu melakukan uji lewat metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pengembangan budaya religius yang diterapkan oleh MTs Muhammadiyah Patikraja adalah model struktural dengan tiga penjabaran yaitu: 1. Proses pembentukan nilai-nilai budaya religius antara lain internalisasi nilai-nilai religius dalam visi, misi, dan tujuan sekolah, tanggung jawab mendidik, banyak melakukan terobosan atau inovasi, proses internalisasi dan kurikulum yang mendukung, keterkaitan dengan mata pelajaran, muatan lokal dan program ekstrakurikuler, dan Rumah Tahfidz. 2. Proses pelaksanaan budaya religius antara lain berupa adanya sinkronisasi pemantauan, memiliki jalinan kerjasama antar lembaga, adanya reward and punishment, pembukaan kelas tahfidz dan kelas dwibahasa, program yang jelas dan terarah, memiliki visi branding dan membangun citra positif, penyampaian materi dan pembinaan akhlak secara terus-menerus, dan sistem penilaian yang saling terhubung ; 3. Proses yang terkait dengan tataran simbol-simbol budaya yang berupa pemajangan dan pembuatan poster dari siswa, peenciptaan lingkungan yang kondusif, humanis dan Islami, kewajiban berpakaian muslim dan pemberian ruang pada bakat dan kemampuan siswa.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: pengembangan, budaya, religius
Subjects: 2x1 Al Qur'an dan Ilmu Berkaitan > 2x1.07 Pendidikan, Pelatihan, Riset Al Qur'an
300 Social sciences > 370 Education
300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education
300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education > 371.3 Methods of Instruction and Study
300 Social sciences > 370 Education > 373 Secondary education
300 Social sciences > 370 Education > 375 Curriculums
300 Social sciences > 370 Education > 377 Schools and religion
Divisions: Pascasarjana > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: MUNIRA IKHFANI SHAFA sdr
Date Deposited: 25 Feb 2021 07:38
Last Modified: 25 Feb 2021 07:38
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/9779

Actions (login required)

View Item View Item