Implementasi fungsi organizing di pesantren (studi kasus organisasi mahasiswa ( osma) di pesantren mahasiswa annajah purwokerto

Shaila amalia sukma, anggraini azis (2021) Implementasi fungsi organizing di pesantren (studi kasus organisasi mahasiswa ( osma) di pesantren mahasiswa annajah purwokerto. Skripsi thesis, IAIN PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
SHAILA AMALIA SUKMA ANGGRAINI AZIS_IMPLEMENTASI FUNGSI ORGANIZING DI PESANTREN (STUDI KASUS ORGANISASI MAHASISWA (OSMA) PESANTREN MAHASISWA AN-NAJAH PURWOKERTO).pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Organizing (pengorganisasian) merupakan salah satu bentuk fungsi manajemen yang kehadirannya sangat penting demi berlangsungnya sistematika atau strukturalisasi pada suatu organisasi maupun lembaga pendidikan. Saat ini banyak pesantren yang menjadikan dirinya sebagai wadah bagi santri untuk mengembangkan kualitas diri dengan cara berorganisasi. Seperti halnya di Pesantren Mahasiswa An-Najah Purwokerto yang mewadahi santrinya dalam mengembangkan kualitas diri melalui organisasi mahasiswa yang ada di dalamnya. Jenis penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif deskriptif, mengambil lokasi penelitian di Pesantren Mahasiswa An-Najah Puwokerto. Pengumpulan data yang dilakukan dengan menggali sumber data yaitu dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan dalam analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi fungsi organizing/pengorganisasian osma (organisasi mahasiswa) pesantren mahasiswa an-najah dalam menerapkan teori-teori fungsi pengorganisasian untuk meningkat kualitas organisasi pesantren yang sistemik dan struktural. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi fungsi organizing (pengorganisasian) organisasi mahasiswa di Pesantren Mahasiswa An-Najah Purwokerto secara umum dalam pengelolaan sudah efektif yaitu dengan cara rekrutmen, pembagian kerja, departementalisasi, rentang kendali, pendelegasian dan pelepasan dalam struktur organisasinya. Dengan kegiatan-kegiatan tentang pengembangan diri dibidang minat dan bakat santri mahasiswa seperti Pondok Pena (kepenulisan), NH Perkasya (bela diri pencak silat), An-Najah Kreatif (kreativitas dan logika), Luthfunnajah (hadroh), An-Najah Enterpreneur Club (bisnis), dan Aarjec (kebahasaan). Kegiatan-kegiatan tersebut bertujuan agar santri mahasiswa tetap bisa mengembangkan minat dan bakatnya selagi menuntut ilmu keislaman di pondok pesantren. Pengorganisasian di pesantren mahasiswa an-najah ini juga berjalan dengan baik dengan adanya penentuan sumber daya manusia, penentuan dan pengelompokkan aktivitas organisasi, pengaturan aktivitas organisasi, dan pendelegasian wewenang dan tanggung jawab sebagai langkah dalam mempersiapkan atau merancang aktivitas organisasi mahasiswa yang berada dalam naungannya. Kata Kunci: Organizing (pengorganisasian), Organisasi, Pesantren,

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Organizinig ( pengorganisasian), organisasi, pesantren
Subjects: 2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.6 Organisasi > 2x6.61 Organisasi Sosial
2x7 Filsafat dan Perkembangan > 2x7.3 Pendidikan > 2x7.34 Pendidikan Non Formal > 2x7.341 Pesantren
Divisions: Fakultas Dakwah > Manajemen Dakwah
Depositing User: Sdri Shaila Amalia Sukma Anggraini Azis
Date Deposited: 15 Feb 2021 09:33
Last Modified: 15 Feb 2021 09:33
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/9415

Actions (login required)

View Item View Item