MOTIF PERSELINGKUHAN DI KALANGAN PEKERJA KAFE DI PURWOKERTO

Riswi Rachmah Femi, NIM. 1223103031 (2016) MOTIF PERSELINGKUHAN DI KALANGAN PEKERJA KAFE DI PURWOKERTO. Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img]
Preview
Text
COVER _BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (813kB) | Preview
[img] Text
SKRIPSI RISWI RACHMAH FEMI_1223103031.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti motif apa saja yang melatarbelakangi para pekerja kafe di Purwokerto melakukan tindakan perselingkuhan. Dimana tindakan perselingkuhan itu sendiri merupakan tindakan pengkhianatan dalam pernikahan dan tidak seharusnya mereka melakukan tindakan perselingkuhan tersebut. Berdasarkan Kamus Bahasa Indonesia motif adalah 1. Sebab-sebab yang mendorong seseorang untuk berbuat; 2. Dasar pikiran atau pendapat; 3. Sesuatu yang menjadi pokok (dl cerita, gambaran, dsb); 4. Corak. Secara bahasa motif adalah suatu alasan atau dorongan yang menyebabkan seseorang berbuat sesuatu, melakukan tindakan atau bersikap tertentu. Secara etimologis motif adalah kondisi seseorang yang mendororng untuk mencari suatu kepuasan atau mencapai suatu tujuan. Perselingkuhan itu sendiri secara terminologi adalah kegiatan seksual atau emosional dilakukan oleh salah satu atau kedua individu terikat dalam hubungan berkomitmen dan dianggap melanggar kepercayaan atau norma- norma (terlihat maupun tidak terlihat) berhubungan dengan eksklusivitas emosional atau seksual. Dalam proses penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian Deskriptif atau kualitatif natiralistik. Sampel dalam penelitian ini adalah 4 orang. Terdiri dari 2 laki-laki dan 2 perempuan. Masing-masing merupakan pekerja kafe yang juga menjadi teman penulis dalam kafe tersebut. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan observasi langsung ke kafe dan melakukan proses wawancara dengan pelaku perselingkuhan di masing-masing kafe tersebut. Ada berbagai macam motif yang melatarbelkangi terjadinya perselingkuhan. Jenis perselingkuhan yang terjadi adalah perselingkuhan emosional dan perselingkuhan fisik. Hasil dalam penelitian ini adalah bahwa ada berbagai macam motif yang melatabelakangi pelaku atau pekerja kafe ini melakukan tindakan perselingkuhan. Dan motif itu berasal dari dalam diri masing-masing individu itu sendiri. Motif juga berasal dari kurang harmonisnya rumah tangga paasangan suami isteri yang akhirnya menimbulkan masalah baru dan berkepanjangan. Dari situlah berbagai motif perselingkuhan muncul dan tindakan perselingkuhan terjadi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Suami, Istri, Broken Home, Kesenangan
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 170 Ethics (Moral philosophy) > 173 Ethics of family relationships
200 Religion > 290 Other and comparative religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
300 Social sciences > 360 Social services; association > 363 Other social problems and services
Divisions: Fakultas Dakwah > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Aris Administrator Perpustakaan IAIN Purwokerto
Date Deposited: 29 Aug 2016 08:57
Last Modified: 29 Aug 2016 08:57
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/939

Actions (login required)

View Item View Item