URGENSI BIMBINGAN PERKAWINAN DALAM MEWUJUDKAN KELUARGA SAKINAH BAGI CALON MEMPELAI (STUDI DI KECAMATAN KROYA KABUPATEN CILACAP)

DIAH RAHMAWATI, AYUNINGTYAS (2021) URGENSI BIMBINGAN PERKAWINAN DALAM MEWUJUDKAN KELUARGA SAKINAH BAGI CALON MEMPELAI (STUDI DI KECAMATAN KROYA KABUPATEN CILACAP). Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img]
Preview
Text
DIAH RAHMAWATI AYUNINGTYAS_URGENSI BIMBINGAN PERKAWINAN DALAM MEWUJUDKAN KELUARGA SAKINAH BAGI CALON MEMPELAI (STUDI DI KECAMATAN KROYA KABUPATEN CILACAP).pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Cover_bab1_bab5.pdf

Download (20MB) | Preview

Abstract

Bimbingan perkawinan adalah program yang dibuat oleh Kementerian Agama yang dilaksanakan oleh setiap KUA. Dikeluarkannya program tersebut karena mengingat angka perceraian yang terjadi di Indonesia semakin meningkat. Tujuan dibentuknya program tersebut yaitu untuk memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman tentang kehidupan rumah tangga agar tercipta menjadi keluarga yang saki>nah} mawaddah} dan rah}mah}. Pelaksanaan bimbingan perkawinan dilakukan ketika calon pasangan suami istri yang sudah mendaftar di KUA kemudian dilakukan ketika sebelum akad berlangsung. Tujuan penelitian ini yaitu: pertama untuk mengetahui program bimbingan perkawinan dalam mewujudkan keluarga saki>nah}. Kedua, untuk mengetahui urgensi bimbingan perkawinan dalam mewujudkan keluarga saki>nah} bagi calon mempelai. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field search), dengan menggunakan pendekatan yuridis sosiologis dan metode penelitian kualitatif. Sumber data primernya yaitu pasangan suami istri yang telah mengikuti bimbingan perkawinan diambil 10 pasang suami istri dari angkatan ke XII dan XXII di Kecamatan Kroya dan fasilitator yang ada di KUA. Metode penelitian yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara, sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis deduktif. Hasil penelitian ini, menunjukan bahwa program bimbingan perkawinan terdiri dari dua macam yaitu bimbingan kelompok diikuti oleh 25 pasang calon pengantin yang dilakukan selama 16 jam pelajaran (2 hari) dan bimbingan mandiri. Menurut pasangan suami istri yang sudah mengikuti bimbingan perkawinan di Kecamatan Kroya merespon baik dan menganggap bahwa program ini penting bagi pasangan yang hendak menikah. Ada beberapa materi yang mereka sudah terapkan seperti bisa mengatasi konflik dalam kehidupan rumah tangga mereka dengan baik. Namun disamping itu, terdapat kendala yaitu para pasangan yang masih sulit mendapat ijin dari tempat kerjanya untuk mengikuti bimbingan ini.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Suami Istri, Urgensi Bimbingan Perkawinan, Keluarga Saki>nah
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.31 Nikah (Nasab, RUkun, Akad, Maskawin, Mut'ah dll)
2x4. Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.36 Hak dan Kewajiban Suami-Istri (Nafaqoh)
2x4. Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.39 Aspek Munakahat lain (KB, Bayi tabung dll)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Sdri Diah Rahmawati Ayuningtyas
Date Deposited: 25 Jan 2021 15:06
Last Modified: 25 Jan 2021 15:06
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/9160

Actions (login required)

View Item View Item