STUDI KOMPARATIF TENTANG NASKH MENURUT ABDUL WAHAB KHALLAF DAN ABDULLAH AHMED AN-NA'IM

Wahyu, Dwi Saputra (2020) STUDI KOMPARATIF TENTANG NASKH MENURUT ABDUL WAHAB KHALLAF DAN ABDULLAH AHMED AN-NA'IM. Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img]
Preview
Text
COVER_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
WAHYU DWI SAPUTRA_STUDI KOMPARATIF TENTANG NASKH MENURUT ABDUL WAHAB KHALLAF DAN ABDULLAH AHMED AN-NA'IM.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Naskh merupakan salah satu metode dalam penyelesaian pertentangan dalil dalam hukum Islam. Pembahasan ini terdapat perbedaan diantara ulama mengenai naskh. Dan mengenai ada tidaknya naskh mendapat perhatian dari berbagai ulama. Salah satu pandangan mengenai naskh berasal dari Abdul Wahab Khallaf, menurutnya naskh ialah pembatalan pemberlakuan hukum syariat dengan dalil yang datang kemudian. Namun, hal ini mendapat kritik dari Abdullah Ahmad an-Na’im, bahwa menurutnya naskh bukan berati pembatalan tetapi penundaan sementara ayat makkiyah oleh ayat madaniyyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research), yang mana penulis mengumpulkan data dan informasi yang bersumber dari data-data kepustakaan seperti buku, jurnal, maupun artikel yang mendukung penelitian ini. Tujuan penelititan ini adalah untuk mengetahui perbedaan dan persamaan pendapat yang terjadi antara Abdul Wahab Khallaf dan Abdullahi Ahmed an-Na’im tentang konsep naskh. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan metode analisis data menggunakan content analisys. Sumber data primer yang digunakan yaitu buku Abdul Wahab Khallaf yang berjudul “’Ilmu Us}ul Fiqh” dan karya Abdullahi Ahmed an-Na’im yang berjudul “Toward an Islamic Reformation: Ciil Liberties, Human Right, and International Law”. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, penulis menyimpulkan bahwa perbedaan pendapat yang terjadi antara Khallaf dan an-Na’im disebabkan oleh perbedaan penafsiran tentang ayat mengenai naskh. Walaupun dasar hukum yang digunakan sama namun, pendapat keduanya berbeda. Dimana menurut Khallaf naskh merupakan pembatalan atau penghapusn hukum syar’i dengan dalil yang datang kemudian, sedangkan menurut an-Na’im naskh bukan berati penghapusan secara final terhadap ayat-ayat yang turun lebih dahulu namun penundaan sementara ayat-ayat makkiyah dengan ayat-ayat madaniyyah karena kebutuhan konteks dan situasi pada abad ketujuh.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Naskh, Abdul Wahab Khallaf, Abdullah Ahmad an-Na’im
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.02 Ushul Fiqih
Divisions: Fakultas Syariah > Perbandingan Madzhab
Depositing User: Wahyu dwi saputra sdr
Date Deposited: 05 Nov 2020 14:03
Last Modified: 05 Nov 2020 14:03
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/8664

Actions (login required)

View Item View Item