KESULITAN BELAJAR NAHWU BAGI SANTRI PEMULA DI PONDOK PESANTREN ASAASUNNAJAAH DESA SALAKAN KECAMATAN KESUGIHAN CILACAP

Ngadil, Rizki (2020) KESULITAN BELAJAR NAHWU BAGI SANTRI PEMULA DI PONDOK PESANTREN ASAASUNNAJAAH DESA SALAKAN KECAMATAN KESUGIHAN CILACAP. Skripsi thesis, IAIN PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
JUDUL_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
NGADIL RIZKI_KESULITAN BELAJAR NAHWU BAGI SANTRI PEMULA.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Di Indonesia bahasa arab diperkenalkan pada abad ketujuh Masehi dengan kedatangan pedagang Muslim Arab. Berkat arbitrase ini banyak orang Indonesia yang menjadi Muslim. Oleh karena itu, bahasa Arab menjadi salah satu bahasa yang harus di pelajari. Nahwu dan sharaf adalah bagian terpenting dalam al-Ulum al-Arabiyah (ilmu tata bahasa Arab), karena dari kedua ilmu inilah kita bisa menjaga dari sebuah kesalahan dalam pengucapan bahasa arab. Kesulitan belajar nahwu itu pasti akan dirasakan oleh santri pemula, karena dari pengalaman peneliti menjadi santri pemula sulit mengikuti pelajaran nahwu. Rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimana faktor kesulitan belajar nahwu internal dan eksternal bagi santri pemula di Pondok Pesantren Asaasunnajaah desa Salakan kecamatan Kesugihan Cilacap dan tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana faktor kesulitan belajar nahwu internal dan eksternal bagi santri pemula di Pondok Pesantren Asaasunnajaah desa Salakan kecamatan Kesugihan Cilacap. Penelitian ini adalah Penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, dengan metode pengumpulan data: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek Penelitian ini adalah santri pemula di Pondok Pesantren Asaasunnajaah desa Salakan kecamatan Kesugihan Cilacap. Adapun objek Penelitian yang ada dalam skripsi ini yaitu kesulitan belajar bagi santri pemula di Pondok Pesantren Asaasunnajaah desa Salakan kecamatan Kesugihan Cilacap. Analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan teknik analisis model interaktis Miles dan Huberman yang dilakukan melalui tiga alur kegiatan yang saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Hasil Penelitian menunjukan bahwa kesulitan belajar nahwu merupakan merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan adanya hambatan-hambatan tentang mempelajari ilmu nahwu. Untuk itu terdapat dua faktor yang menyebabkan kesulitan belajar nahwu bagi santri pemula di pondok pesantren Asaasunnajaah desa Salakan kecamatan Kesegihan Cilacap, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari dalam individu antara lain : 1)Kematangan yang merupakan kondisi mental dan kesiapan belajar nahwu, 2)Kecerdasan yang merupakan tingkat kepahaman, 3)Motivasi yang merupakan tingkat semangat belajar nahwu, dan 4)Minat yang mendasari kemauan untuk belajar nahwu. Kemudian faktor eksternal merupakan faktor yang berasal dari luar individu antara lain : 1)Lingkungan pondok merupakan kondisi cuaca, iklim dan kondisi tempat belajar, 2)Teman merupakan rekan belajar santri pemula, 3)Ustadz merupakan peran yang mengajar nahwu bagi santri pemula, dan 4)Alat peraga merupakan alat bantu dalam proses pembelajaran.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Kesulitan Belajar, Ilmu Nahwu, Santri Pemula.
Subjects: 400 Language > 407 Education, research, related topics
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Bahasa Arab
Depositing User: Sdr Ngadil Rizki
Date Deposited: 05 Nov 2020 03:50
Last Modified: 05 Nov 2020 03:50
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/8627

Actions (login required)

View Item View Item