PENANAMAN NILAI-NILAI SPIRITUAL DALAM KEGIATAN TAREKAT QADIRIYAH NAQSYABANDIYAH (TQN) DI LEMBAGA DAKWAH TQN SURYALAYA KABUPATEN BANYUMAS

Mia, Kusmiati (2020) PENANAMAN NILAI-NILAI SPIRITUAL DALAM KEGIATAN TAREKAT QADIRIYAH NAQSYABANDIYAH (TQN) DI LEMBAGA DAKWAH TQN SURYALAYA KABUPATEN BANYUMAS. Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img]
Preview
Text
Cover_Bab I_Bab V_Daftar Pustaka.pdf

Download (585kB) | Preview
[img]
Preview
Text
MIA KUSMIATI_PENANAMAN NILAI-NILAI SPIRITUAL DALAM K.pdf

Download (7MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh merebaknya berbagai penyimpangan dari nilai-nilai atau norma-norma yang berlaku di masyarakat. Salah satu penyebab perbuatan menyimpang adalah faktor agama atau tidak terpenuhinya kebutuhan spiritual pada diri manusia.Usaha yang dapat dilakukan dalam penanggulangannya adalah dengan menanamkan nilai-nilai spiritual sehingga nilai-nilai tersebut terinternalisasi dalam setiap diri seseorang. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penyajian data dilakukan secara deskriptif melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan cara mengumpulkan data, mereduksi data, dan menyajikan data. Dalam penelitian ini berisikan teori terkait Penanaman Nilai-nilai Spiritual dalam kegiatan Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah di Lembaga Dakwah Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah Suryalaya Kabupaten Banyumas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai spiritual dalam kegiatan Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah (TQN) di Lembaga Dakwah TQN (LDTQN) Banyumas dilaksanakan melalui tiga tahapan atau proses yaitu Takhalli, Tahalli, dan Tajalli. Pertama kegiatan amaliah TQN dalam proses Takhalli (Kuras) yaitu taubat, talqin dan bai’at (terjadinya proses penanaman cahaya iman, sekaligus dijelaskan pula secara sarih (jelas) bagaimana cara berdzikir TQN), dan riyadhah (latihan ruhani). Kedua dalam proses Tahalli (Isi) yaitu dzikir (dzikir jahar dan khafi), dan manaqib (pembacaan riwayat Syekh Abdul Qadir al-Jilani). Ketiga dalam proses Tajalli (Mancar) terdapat empat tahapan yaitu mahabbah, ma’rifat, hakikat, dan kasyaf. Kegiatan spiritual dapat terlaksana di LDTQN Banyumas menggunakan metode sufistik takhalli, tahalli, dan tajalli. Melalui metode dan kegiatan spiritual yang dilaksanakan para ikhwan akhwat mendapatkan ketenangan hati dan manfaat batiniah lainnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Lembaga Dakwah Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah, Nilai Spiritual, Suryalaya, Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah.
Subjects: 2x5 Akhlak dan Tasawuf > 2x5.3 Tarekat
2x5 Akhlak dan Tasawuf > 2x5.3 Tarekat > 2x5.39 Tarekat-tarekat lainya
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Mia Kusmiati sdr
Date Deposited: 17 Oct 2020 15:17
Last Modified: 17 Oct 2020 15:17
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/8186

Actions (login required)

View Item View Item