COPING KECEMASAN MAHASISWA PELAKU SEKS PRANIKAH (Studi Kasus Perguruan Tinggi di Kota Purwokerto)

NURUL ULA BAROATUN, NIM. 1123101009 (2016) COPING KECEMASAN MAHASISWA PELAKU SEKS PRANIKAH (Studi Kasus Perguruan Tinggi di Kota Purwokerto). Skripsi thesis, IAIN PURWOKERTO.

[img]
Preview
Text
Cover, Bab I, V, Daftar Pustaka.pdf

Download (746kB) | Preview
[img] Text
NURUL ULA BAROATUN_COPING KECEMASAN MAHASISWA PELAKU SEKS PRANIKAH (Studi Kasus Perguruan Tinggi di Kota Purwokerto).pdf
Restricted to Registered users only

Download (8MB)

Abstract

Remaja yang dahulu terjaga secara kuat oleh sistem keluarga, adat budaya serta nilai-nilai tradisional yang ada kini telah mengalami pengikisan. Salah satu perilaku permisif remaja yang saat ini menjadi fenomena adalah perilaku seks pranikah. Perilaku seks pranikah merupakan dilema, di satu sisi agama dan masyarakat melarang hal tersebut tapi di sisi lain, terbukanya interaksi antara perempuan dan laki-laki memudahkan dan memberi peluang bagi remaja untuk melakukannya, tak terkecuali mahasiswa. Mahasiswa yang idealnya sebagai agent of change dan berada dalam fase perkembangan dewasa awal dimana mereka tidak hanya dituntut untuk lebih meningkatkan kualitas pengetahuannyasaja, namun juga keterampilandankualitaspribadi untukhidupsecaramandiri nyatanya ironi dengan fakta yang ada. Perilaku seks pranikah dalam kalangan mahasiswa adalah suatu hal yang biasa. Padahal, perilaku seksual yang dilakukan sebelum menikah atau sebelum waktunya memberikan dampak yang besar. Persoalan yang dikaji dalam penelitian ini adalah dampak apa saja dan kecemasan yang dialami mahasiswa/i akibat perilaku seks pranikah serta bagaimana upaya yang dilakukan dalam mengatasi kecemasan tersebut. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Subyek dari penelitian ini adalah mahasiswa/i di Purwokerto yang pernah melakukan perilaku seks pranikah. Data diperoleh melalui metode observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi. Selanjutnya, penyajian dan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu Reduksi Data, Penyajian Data dan Verifikasi. Penelitian ini menemukan bahwa dampak yang dirasakan oleh mahasiswa/i pelaku seks pranikah meliputi dampak fisik, psikis dan sosial. Mahasiswa/i pelaku seks pranikah mengalami kecemasan. Hanya saja kecemasan yang dialami perempuan jauh lebih kompleks. Kecemasan yang dialami keduanya bersifat sementara, hanya durasi waktunya yang berbeda. Laki-laki mempunyai durasi kecemasan yang relatif singkat dibanding perempuan. Upaya untuk mengatasi kecemasan atau coping yang dilakukan ada dua macam, yaitu coping negatif berupa giving up atau melarikan diri dari kenyataan, indulging yourself atau berperilaku konsumerisme, blaming yourself atau mencela dan menilai negatif pada diri sendiri, dan defense mechanism atau mekanisme pertahanan diri berupa rasionalisasi, fiksasi, introyeksi, dan pembentukan reaksi. Coping positif berupa reframing dan memperbaiki diri serta mengamalkan ajaran agama. Kata kunci : Mahasiswa, Kecemasan, Perilaku Seks Pranikah

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Social sciences > 304 Factors affecting social behavior
Divisions: Fakultas Dakwah > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Abd El-Rohim El-Qathamiyyi
Date Deposited: 11 Aug 2016 07:39
Last Modified: 11 Aug 2016 07:39
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/745

Actions (login required)

View Item View Item