TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP GADAI EMAS UNTUK PEMBIAYAAN HAJI (Studi kadid di Pegadaian Syariah Cabang Purwokerto)

Rosiana Safitri, 1522301037 (2020) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP GADAI EMAS UNTUK PEMBIAYAAN HAJI (Studi kadid di Pegadaian Syariah Cabang Purwokerto). Skripsi thesis, IAIN.

[img]
Preview
Text
COVER_BAB I DAN BAB V.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
COVER_BAB I_BAB II_BAB III_BAB IV_BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Perkembangan sistem keuangan syariah ditandai dengan didirikannya berbagai lembaga keuangan syariah dan diterbitkannya berbagai instrumen keuangan berbasis syariah. Lembaga keuangan syariah secara esensial berbeda dengan lembaga keuangan konvensional, baik dalam tujuan, mekanisme, kekuasaan, ruang lingkup, serta tanggung jawabnya. Salah satu lembaga keuangan syariah adalah Pegadaian Syariah. pegadaian syariah adalah adalah lembaga keuangan non bank yang menyediakan transaksi pembiayaan dan jasa gadai berdasarkan prinsip syariah. salah satu prodak yang ada di Pegadaian Syariah adalah prodak gadai emas untuk pembiayaan haji (Arrum Haji). Arrum haji adalah gadai emas untuk pembiayaan haji, dengan menggadaikan emas 3.5 gram nasabah bisa mendapat pembiayaan sebesar Rp.25.000.000,-, prodak Arrum haji ini berpayung hukum pada fatwa DSN-MUI No.92/DSN-MUI/IV/2014 tentang Pembiayaan disertai Rahn. Dalam Arrum haji ini jika dilihat dari akumulasi jumlah angsuran melebihi jumlah pembiayaan yang dikeluarkan oleh Pegadaian Syariah, oleh karena itu pokok permasalahan yang diambil dari penelitin ini ialah bagaimana tunjauan Hukum Islam terhadap gadai emas untuk pembiayaan haji. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yakni penelitian yang mengambil data dari lapangan dengan mewawancarai narasumber secara langsung. Objek dari penelitian ini ialah gadai emas untuk pembiayaan haji, kemudian yang menjadi subjek dalam penelitian ini ialah Pimpinan Cabang, bagian penjualan Pegadaian Syariah, asabah dan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Banyumas. Adapun pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan normatife sosiologis. Setelah penelitian ini dilakukan, peneliti mendapati bahwasannya jumlah angsuran yang melebihi dari jumlah pembiayaan haji yang dikeluarkan oleh Pegadaian Syariah Cabang Purwokerto merupakan biaya pemeliharaan barang yang harus dikeluarkan oleh Ra>hin (nasabah) setiap bulannya, hal ini sudah sesuai dengan salah satu ketentuan fatwa DSN MUI No.92/DSN-MUI/IV/2014, yang mana lembaga keuangan boleh mengambil keuantungan dari biaya pemeliharaan Marhu>n. Kata Kunci: Marhu>n, Ra>hin, Hukum islam,

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Marhu>n, Ra>hin, Hukum islam,
Subjects: 2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.3 Ekonomi > 2x6.32 Ekonomi Keuangan
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: ulfah rulli hastuti
Date Deposited: 14 Feb 2020 01:35
Last Modified: 14 Feb 2020 01:35
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/6933

Actions (login required)

View Item View Item