PANDANGAN SUAMI DAN ISTRI TERHADAP MAHAR (STUDI KASUS DI DESA SIRAU, KECAMATAN KEMRANJEN, KABUPATEN BANYUMAS)

M. ZUMAR KHOIRUNNIDA, 1423201026 (2019) PANDANGAN SUAMI DAN ISTRI TERHADAP MAHAR (STUDI KASUS DI DESA SIRAU, KECAMATAN KEMRANJEN, KABUPATEN BANYUMAS). Skripsi thesis, IAIN.

[img]
Preview
Text
COVER_ BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL ZUMAR.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Perkawinan merupakan suatu ikatan lahir batin antara seorang laki-laki dan seorang perempuan untuk hidup bersama dalam satu rumah tangga, serta sebagai upaya untuk mendapatkan keturunan yang di langsungkan menurut ketentuan syari’at islam. Dalam perkawinan terdapat tujuan dan hak yang harus di tunaikan, salah satunya adalah mahar. Mahar adalah pemberian wajib yang di serahkan oleh calon suami kepada calon istri yang merupakan hak calon istri sehingga calon suami dapat memperoleh dan menguasai seluruh anggota badanya (istri), maka hokum pemberian mahar adalah wajib dan merupakan syarat sahnya perkawinan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), yakni untuk mengetahui secara intensif bagaimana pandangan suami dan istri terhadap mahar di Desa Sirau Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas. Sumberdata terdiri dari sumberdata primer dan sumberdata sekunder. Sumber data primer disini adalah warga desa sirau yang sudah menikah. Sedangkan sumber data sekunder merupakan sumber berupa buku-buku atau makalah dan artikel yang memiliki relevansi dengan masalah yang akan diteliti. Diantaranya adalah buku Fikih Munakahat 1 karya Slamet Abidin, Amiruddin, Fiqih Munakahat Kajian Fiqih Nikah Lengkap karya Sahrani Sohari dan Tihami, Fiqih Islam karya Sulaiman Rasyid. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa setiap pasangan sudah memahami bahwa mahar adalah pemberian wajib berupa uang atau barang dari mempelai laki-laki kepada mempelai perempuan ketika dilangsungkan akad nikah, sedangkan tujuan mahar adalah sebagai bukti cinta kasih yang sesungguhnya dengan melalui hubungan pernikahan, dan fungsi mahar adalah bentuk tanggung jawab bagi laki-laki kepada calon istrinya. mayoritas memberikan bentuk mahar berupa uang tunai, emas, dan seperangkat alat solat, dan pemberian mahar berdasarkan pada kesepakatan antara calon suami dan calon istri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Perkawinan, Mahar, Pasangan
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.31 Nikah (Nasab, RUkun, Akad, Maskawin, Mut'ah dll)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: ulfah rulli hastuti
Date Deposited: 18 Nov 2019 01:52
Last Modified: 18 Nov 2019 01:52
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/6534

Actions (login required)

View Item View Item