KONSEP DOA DALAM SURAT AL-FĀTIĤAH (Studi Analisis Tafsir Al-Mishbah Karya Kuraish Shihab)

Rohmatun, Khomsah (2019) KONSEP DOA DALAM SURAT AL-FĀTIĤAH (Studi Analisis Tafsir Al-Mishbah Karya Kuraish Shihab). Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img]
Preview
Text
COVER_BAB I_BAB IV_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL ROHMATUN KHOMSAH.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Doa memiliki makna sebagai permohonan kepada Allah SWT dengan mengharapkan kebaikan yang ada di sisi-Nya agar mengabulkan sesuatu yang kita kehendaki/minta. Doa menjadi suatu solusi yang mengantarkan kepada terwujudnya keinginan dan harapan. Ada suatu hal menarik yang terdapat pada surat al-Fātiĥah, didalamnya memiliki indikasi mengenai makna dan fungsi doa. Salah satunya dari nama yang disandangkan : Asy-Syifa’ yaitu obat untuk menyembuhkan penyakit, atau indikasi lain misalkan ketika selesai membaca surat al-Fātiĥah sangat dianjurkan untuk mengucapkan kata āmīn, yaitu mempunyai makna agar Allah SWT mengabulkan doa kita. Berkaitan dengan indikasi doa tersebut, mengingat betapa pentingnya doa dalam kehidupan dengan hubungan seorang hamba kepada Tuhannya, maka penulis akan menelaah tentang bagaimana konsep doa yang terkandung dalam surat al-Fātiĥah, yang akan dikaji secara literer menggunakan kitab tafsir Al-Mishbah secara mendalam. Teori yang digunakan yaitu teori analisis doa dan teori Hermeneutika Gadamer, digunakan untuk mengetahui makna doa dan menganalisis konsep doa yang terkandung dalam surat al-Fātiĥah menurut tafsir al-Mishbah. Fokus utama teori Hermeneutika Gadamer terletak pada horison teks (surat al-Fātiĥah) dan horison pembaca. Memahami sebuah teks berarti membiarkan teks yang dimaksud berbicara. Horison pembaca menurut teori ini hanya berperan sebagai titik pijak dalam memahami teks. Titik pijak ini tidak membiarkan memaksa pembaca agar teks harus berbicara sesuai dengan titik pijaknya, tapi justru harus bisa membantu memahami apa yang sebenarnya maksud dari teks, dalam hal ini yaitu memahami konsep doa yang terkandung didalam surat al-Fātiĥah. Hasil penelitian yang didapat dari konsep doa surat al-Fātiĥah dalam tafsir al-Mishbah yaitu Pertama, memuji Allah ketika berdoa. Setiap kali berdoa, seorang hamba hendaknya mempersiapkan jiwa, raga dan pikirannya dengan mengakui dan memuji-Nya, sehingga hamba tersebut memperoleh rahmat, dan hidayah untuk memantaskan diri berdoa kepada-Nya. Kedua, Menyampaikan isi doa. Setelah seorang hamba memantaskan diri, maka sampaikanlah doa. Dalam surat al-Fātiĥah disampaikan petunjuk bagaimana bermohon dan apa yang seharusnya dimohon, dengan mengakui terlebih dahulu bahwa hanya Allah yang patut disembah dan diminta pertolongan. Ketiga, mengucapkan āmīn. Setiap kita selesai membaca surat al-Fātiĥah, sangat dianjurkan untuk membaca āmīn. kata āmīn mengandung makna agar Allah mengabulkan doa yang kita panjatkan dengan membaca surat al-Fātiĥah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Konsep doa, Surat al-Fātiĥah dan Tafsir al-Mishbah
Subjects: 2x1 Al Qur'an dan Ilmu Berkaitan > 2x1.6 Kandungan Al Qur'an
2x5 Akhlak dan Tasawuf > 2x5.4 Do'a dan Zikir
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora > Ilmu Al Quran dan Tafsir
Depositing User: Aris Administrator Perpustakaan IAIN Purwokerto
Date Deposited: 25 Oct 2019 02:21
Last Modified: 25 Oct 2019 02:21
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/6262

Actions (login required)

View Item View Item