ḤAD{A<NAHANAK DI PIHAK AYAH PASCA PERCERAIAN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Karangsari Kec. Kebasen, Kab. Banyumas) MisbahulMM75@gmail.com

MISBAHUL MUNIR, 1522302061 (2019) ḤAD{A<NAHANAK DI PIHAK AYAH PASCA PERCERAIAN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Karangsari Kec. Kebasen, Kab. Banyumas) MisbahulMM75@gmail.com. Skripsi thesis, IAIN.

[img]
Preview
Text
COVER_ABSTRAK_DAFTAR ISI_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
ḤAD{ANAH ANAK DI PIHAK AYAH PASCA PERCERAIAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

H>>{ad{a>nahanak di pihak ayah pasca perceraian di Desa Karangsari Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas. Para ayah mengasuh anak disebabkan karena ibu pergimeninggalkan anaknya sebelum mūmayyīz, sedangkan menurut hukum Islam harus ibu yang mengasuh, tetapi praktek dilapangan ayah yang mengasuhnya, dari hal tersebut sehingga tertarik untukmeneliti. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui serta mendeskripsikan praktek h{ad{a>nahanak di pihak ayah pasca perceraian dan untuk mengetahui bagaimana pandangan hukum Islam terhadap h{ad{a>nahanak di pihakayah pasca perceraian di Desa Karangsari Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas. Penelitian ini termasuk jenis penelitian hukum empiris. Penelitian ini disebut juga penelitian lapangan atau field research. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, yaitu mendeskripsikan apa yang ada di lapangan. Adapun yang menjadi subjek penelitian ini adalah pengasuh anak pasca perceraian. Penelitian ini dilakukan di desa Karangsari, kecamatan Kebasen kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data secara langsung dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dari sumber primer yaitu 7 keluarga pihak pengasuh anak pasca perceraian. Didukung data sekunder dari buku-buku Fiqh Munakahat, Kompilasi Hukum islam, Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, journal hukum, dan buku Hukum Keluarga Islam. Metode pengolahan dan analisis data menggunakan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), penarikan kesimpulan (Conslusing Drawing). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa praktek h{ad{a>nah anak di pihak ayah pasca perceraian, mereka mengasuh sejak anak mereka belum mūmayyīz atau di bawah umur 18 tahun, sebagaimana diatur dalam undang-undang RI nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam yang ada di Indonesia. Dilihat dari sudut pandang emapat Mazhab yaitu Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hambali anak tersebut ada yang tergolong mūmayyīz dan ada yang tergolong sudah baligh. Para pengasuh dibantu oleh kedua orangtua mereka karena para pengasuh bekerja, namun ada yang mengasuh sendiri dikarenakan orang tuanya sudah tidak ada. Para pengasuh tetap bertanggungjawab dalam, merawat, mengasuh, melindungi dan juga menyediakan kebutuhan primer dan sekunder serta kebutuhan pendidikan anak. Namun ada yang keadaan ekonominya kurang mampu, sehingga tidak mampu untuk mencukupi semua kebutuhan anak. Ada anak yang pendidikannya hanya sampai Sekolah Menengah Pertama dan setelah itu bekerja. Ada juga anak yang bergaul secara bebas karena kurang mendapatkan kasih sayang dari ibu. Akan tetapi, sebagian besar anak diawasi pergaulan mereka oleh ayah. Sedangkan hukum Islam memandang bahwa h{ad{a>nah anak ketika belum mūmayyīz pasca perceraian adalah diasuh oleh ibunya ketika ibunya belum menikah lagi. Tetapi realita di lapangan bahwa anak itu pasca perceraian diasuh oleh ayah. Praktik h{ad{a>nahini tidak sesuai dengan hukum islam, karena hukum islam mengatur bahwa ibulah yang mengasuhnya dan ayah bertanggungjawab terhadap biaya pengasuhannya. Karena permasalahan keluarga, ibunya meninggalkan anaknya, dan ada yang ibunya kurang baik akhlaknya sehingga sang ayah yang mengasuh anak pasca perceraian.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: H>>{ad{a>nah, Perceraian, Hukum Islam, dan Mūmayyīz
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.33 Perceraian
2x4. Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.37 Menyusui dan Mengasuh
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: ulfah rulli hastuti
Date Deposited: 25 Sep 2019 01:04
Last Modified: 25 Sep 2019 01:04
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/6122

Actions (login required)

View Item View Item