RELEVANSI KONSEP SYU>RA> MENURUT M. QURAISH SHIHAB DENGAN SISTEM DEMOKRASI DI INDONESIA ( Studi Atas Mekanisme Voting Pemilihan Pimpinan DPR RI Perspektif Syu>ra>)

Ma’rifah, 1522303017 (2019) RELEVANSI KONSEP SYU>RA> MENURUT M. QURAISH SHIHAB DENGAN SISTEM DEMOKRASI DI INDONESIA ( Studi Atas Mekanisme Voting Pemilihan Pimpinan DPR RI Perspektif Syu>ra>). Skripsi thesis, IAIN.

[img]
Preview
Text
COVER_BAB I DAN BAB V.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
COVER_BAB I_BAB II_BAB III_BAB IV DAN BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Berbicara mengenai syu>ra>dan demokrasi Indonesia merupakan suatu permasalahan yang selalu kontemporer, hingga sekarang belum ada kata sepakat mengenai syu>ra>dan demokrasi Indonesia di kalangan umat muslim. Masing-masing memberikan argumentasi dengan dalil-dalil yang dianggap valid dan rasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan konsep syu>ra>dalam Islam serta mengetahui ada tidaknya relevansi antara konsep syu>ra>dengan sistem demokrasi di Indonesia, dan untuk mengetahui konsep syu>ra>menurut pandangan salah satu tokoh intelelektual muslim yakni M. Quraish Shihab tentang mekanisme voting pemilihan pimpinan DPR RI sebagai salah satu contoh wujud pelaksanaan demokrasi di Indonesia. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kepustakaan (library research).Dan sumber penelitian data penelitian ini terdiri dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Data primer penulis peroleh dari Tafsir Al-Misba>h karya M. Quraish Shihab terbitan Lentera Hati cetakan ke IV tahun 2011, Buku Membumikan Al-Qur’an karya M. Quraish Shihab terbitan Lentera Hati tahun 2006, dan Buku Wawasan AL-Qur’an karya M. Quraish ShihabPenerbit Mizan tahun 1998. Data primer juga diambil dari Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MD3. Sedangkan data sekunder penulis dapatkan karya-karya penulis lain yang membahas tentang syu>ra>, baik dalam bentuk buku, jurnal, artikel, maupun karya ilmiah lainnya Dari penelitian ini penulis mendapatkan beberapa kesimpulan yaitu syu>ra> merupakan bagian dari demokrasi dan titik temu antara syu>ra>dan sistem demokrasi Indonesia ialah satu sisi syu>ra> merupakan bagian dari proses berdemokrasi dimana musyawarah dilaksanakan untuk mencapai sebuah kesepakatan, sementara pada sisi lain, nilai-nilai yang diusung oleh konsep demokrasi Indonesia adalah nilai-nilai yang sejalan dengan visi Islam itu sendiri yaitu bermusyawarah dalam segala hal yang belum ditentukan secara pasti baik dalam al-Qur’an maupun as-Sunah (wasya>wirhum fi al-amr). Lebih jauh Quraish Shihab berpendapat bahwa dari segi implikasi pengangkatan pimpinan syu>ra> dan demokrasi Indonesia menetapkan bahwa pimpinan diangkat melalui kontrak sosial. Oleh karenanya dalam hal pemilihan pimpinan DPR RI yang diputuskan melalui voting adalah suatu keputusan yang baik dan sesuai dengan konsepsyu>ra> serta tidak menyalahi aturan perundang-undangan yang berlaku, karena dengan disahkannya suatu aturan artinya bahwa aturan tersebut telah sedemikian rupa ditetapkan berdasarkan musyawarah para anggota pembuat undang-undang, dan cara yang mereka lalukan itu adalah musyawarah, lalu hasil mufakatnya adalah voting. Dengan demikian, voting merupakan bagian dari musyawarah (syu>ra>) untuk mencapai kesepakatan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: demokrasi Indonesia, voting.
Subjects: 2x7 Filsafat dan Perkembangan > 2x7.4 Pemurnian dan Pembaharuan Pemikiran
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Tata Negara Islam
Depositing User: ulfah rulli hastuti
Date Deposited: 20 Sep 2019 01:15
Last Modified: 20 Sep 2019 01:15
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/6105

Actions (login required)

View Item View Item