TAUBAT LANSIA SEBAGAI PERSIAPAN MENGHADAPI KEMATIAN DI PONDOK JAMIYYAH THORIQOH ANNAQSABANDIYYAH ALMUJADDADIYYAH ALKHOLIDIYYAH SOKARAJA LOR, SOKARAJA, BANYUMAS

FARIDA USWATUN HASANAH, 1522101066 (2019) TAUBAT LANSIA SEBAGAI PERSIAPAN MENGHADAPI KEMATIAN DI PONDOK JAMIYYAH THORIQOH ANNAQSABANDIYYAH ALMUJADDADIYYAH ALKHOLIDIYYAH SOKARAJA LOR, SOKARAJA, BANYUMAS. Skripsi thesis, IAIN.

[img]
Preview
Text
COVER_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
FARIDA USWATUN HASANAH_TAUBAT LANSIA SEBAGAI PERSIAPAN MENGHADAPI KEMATIAN DI PONDOK THORIQOH A.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Kematian merupakan kepastian yang dialami oleh lansia sebagai terminasi dari fase akhir kehidupannya. Menjelang ajal adalah bagian dari kehidupan yang merupakan proses menuju akhir. Hal ini menunjukkan bahwa lansia mengalami suatu pengalaman dalam menjalani tugas perkembangannya yakni mempersiapkan diri terhadap kematian. Mereka berusaha mendekatkan diri pada Tuhan dan memperbanyak amal ibadah agar lebih siap menghadapi kematian. Kemudian taubat dijadikan sebagai proses penyucian diri untuk memulai kehidupan dalam rangka mempersiapkan kematian. Adapun yang menjadi pokok masalah dalam penelitian ini adalah: Apa makna taubat bagi lansia? Bagaimana tata cara taubat lansia? Dan apa tingkatan taubat lansia? Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan di Pondok Jamiyyah Thoriqoh Annaqsabandiyyah Almujaddadiyyah Alkholidiyyah Sokaraja Lor, Sokaraja, Banyumas. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna taubat bagi lansia yaitu berhenti menuruti hawa nafsu, meningkatkan ketaqwaan terhadap Allah, meningkatkan kekhusyuan dalam beribadah, meningkatkan sholat wajib berjamaah secara teratur, berkumpul dengan orang-orang yang bertaubat/berdzikir, memperoleh bimbingan dari guru/mursyid, dan memperoleh kematian yang khusnul khatimah. Tatacara taubat lansia yaitu dengan meninggalkan dosa, bertekad tidak mengulangi dosa, melakukan mandi taubat, mengerjakan shalat taubat, mengikuti pembaiatan, mengamalkan dzikir, mengikuti tawajjuh, mengikuti khatam, mengerjakan ibadah lain, memperoleh bimbingan guru/mursyid, dan dilakukan secara menerus. Tingkatan taubat lansia yaitu taubat yang dilakukan secara menerus hingga kematian agar dapat menghapus seluruh dosa. Taubat yang demikian termasuk ke dalam kategoritaubat nasuha. Yaitu seseorang yang bersungguh-sungguh dalam melakukan kebaikan dan mengganti perbuatan buruk dengan perbuatan baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Taubat, Lansia, Persiapan Kematian
Subjects: 2x5 Akhlak dan Tasawuf > 2x5.3 Tarekat
2x5 Akhlak dan Tasawuf > 2x5.3 Tarekat > 2x5.32 Naqsyabandiyah
Depositing User: ulfah rulli hastuti
Date Deposited: 02 Aug 2019 02:41
Last Modified: 02 Aug 2019 02:41
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/5853

Actions (login required)

View Item View Item