NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRADISI PANGGIH PADA UPACARA PERKAWINAN ADAT JAWA DI DESA SEMEDO KECAMATAN PEKUNCEN KABUPATEN BANYUMAS

Laila Robiul Fazri, 1522402017 (2019) NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRADISI PANGGIH PADA UPACARA PERKAWINAN ADAT JAWA DI DESA SEMEDO KECAMATAN PEKUNCEN KABUPATEN BANYUMAS. Skripsi thesis, IAIN.

[img]
Preview
Text
COVER_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (469kB) | Preview
[img] Text
LAILA ROBIUL FAZRI_NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRADISI PANGGIH PADA UPACARA PERKAWINAN ADA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Pendidikan Islam merupakan pendidikan yang dapat memberikan kemampuan seseorang untuk memimpin kehidupannya sesuai dengan cita-cita dan nilai Islam yang telah menjiwai serta mewarnai corak kepribadiannya. Dengan kata lain, manusia yang mendapatkan pendidikan Islam harus mampu hidup di dalam kedamaian dan kesejahteraan sebagaimana diharapkan oleh cita-cita Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam tradisi panggih pada upacara perkawinan adat Jawa di Desa Semedo Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan atau field research dimana peneliti terjun langsung ke lapangan untuk memperoleh data dan informasi terkait dengan penelitian yang dilakukan. Penelitian ini disajikan dalam bentuk deskriptif dengan tujuan untuk menggambarkan suatu proses yang terjadi di lapangan. Sedangkan pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis datanya menggunakan tiga langkah analisis data, yang terdiri dari: Reduksi Data, Penyajian Data dan Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat nilai-nilai Pendidikan Islam dalam tradisi panggih di Desa Semedo Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas. Pelaksanaan tradisi Panggih di Desa Semedo Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas ada dua fase. Yaitu fase Pra acara tradisi panggih dan acara pada saat pelaksanaan tradisi panggih. Dalam fase pra acara tradisi panggih, hal-hal yang dilakukan adalah pasang tarub, midodareni, ijab qabul dan peralatan-peralatan yang digunakan dalam pelaksanaan panggih seperti telur ayam kampung, cobek/layah, janur kuning, daun sirih, bunga kantil, benang lawe dan air bunga setaman. Sedangkan pada fase saat pelaksanaan tradisi panggih, dibagi menjadi empat tahap. Pertama, prosesi liru kembarmayang (pertukaran kembarmayang). Kedua, Prosesi balang gantal (saling melempar daun sirih). Ketiga, Prosesi wiji dadi (menginjak telur). Keempat, wijik (mencuci kaki pengantin laki-laki). Prosesi-prosesi tersebut mengandung nilai-nilai pendidikan Islam yaitu, Nilai Aqidah, Nilai Ibadah, Nilai Akhlak dan Nilai Sosial/Kemasyarakatan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: nilai-nilai pendidikan Islam, tradisi panggih, desa Semedo.
Subjects: 2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.7 Kesenian dan Kebudayaan
2x7 Filsafat dan Perkembangan > 2x7.3 Pendidikan > 2x7.34 Pendidikan Non Formal
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: ulfah rulli hastuti
Date Deposited: 29 Jul 2019 02:36
Last Modified: 29 Jul 2019 02:36
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/5743

Actions (login required)

View Item View Item