PERSEPSI PENDENGAR PENGAJIAN SELASAAN DI RADIO SUARA AL-HIKMAH SATU (SAS) FM BENDA

Nisa Aoliatul Faizah, 1522102032 (2019) PERSEPSI PENDENGAR PENGAJIAN SELASAAN DI RADIO SUARA AL-HIKMAH SATU (SAS) FM BENDA. Skripsi thesis, IAIN.

[img]
Preview
Text
COVER_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (496kB) | Preview
[img] Text
NISA AOLIATUL FAIZAH_PERSEPSI PENDENGAR PENGAJIAN SELASAAN DI RADIO SUARA AL-HIKMAH SATU (SAS) FM.pdf
Restricted to Registered users only

Download (797kB)

Abstract

Dakwah di masyarakat biasanya dilakukan melalui pengajian ataupun majelis ta’lim secara tatap muka. Seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi, dakwah juga dilakukan melalui media massa, salah satunya radio. Oleh karena itu, sangat bermanfaat jika radio penuh dengan siaran – siaran yang mengajak kepada pemirsa untuk menjalankan kebaikan serta meninggalkan keburukan. Radio SAS FM merupakan salah satu radio yang banyak menyiarkan dakwah. Salah satu siaran dakwah yang digemari oleh pendengarnya adalah pengajian selasaan. Pengajian selasaan banyak menyajikan materi keagamaan, seperti ibadah, zakat, puasa, dan sebagainya. Salah satu hal yang menjadikan radio masih mendapat tempat di hati pendengarnya adalah persepsi yang dibentuk pendengar. Persoalan yang akan dijawab dalam penelitian ini adalah bagaimana persepsi pendengar pengajian selasaan di radio Suara Al-Hikmah Satu (SAS) FM Benda. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, menggunakan jenis penelitian kualitatif. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Selanjutnya dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik ini digunakan untuk mempermudah pemahaman deskripsi yang disajikan. Subjek penelitian adalah pendengar pengajian selasaan di RW 03 yang mendengarkan pengajian selasaan di radio SAS FM. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 7 informan. Penelitian ini menemukan bahwa persepsi pendengar terhadap pengajian selasaan di radio SAS FM terbentuk melalui 3 tahapan, yaitu tahap sensasi, tahap atensi, dan tahap interpretasi. Persepsi yang ada berdasarkan pengalaman pendengar yaitu pertama, narasumber dalam pengajian sudah tepat. Kedua, pengisi acara menyampaikan dakwah dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Ketiga, kualitas siaran radio jelas, jarang ada gangguan teknis dan alamiah. Keempat, materi yang disampaikan sesuai kebutuhan bermasyarakat. Kelima, pesan dakwah mudah dipahami, menambah ilmu dan hidup menjadi lebih baik merupakan manfaat yang didapatkan pendengar karena perubahan dalam diri dan perilaku.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Radio, Dakwah, Persepsi, Pengajian Selasaan
Subjects: 2x7 Filsafat dan Perkembangan > 2x7.2 Dakwah > 2x7.26 Komunikasi Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: ulfah rulli hastuti
Date Deposited: 22 Jul 2019 06:48
Last Modified: 22 Jul 2019 06:48
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/5587

Actions (login required)

View Item View Item