STRATEGI PENANGANAN RISIKO PEMBIAYAAN MIKRO DI BAITUL MAL WA TAMWIL (BMT) TAMZIS CABANG PURWOKERTO

IILHAM AGUNG SANJAYA, NIM : 1323203019 (2019) STRATEGI PENANGANAN RISIKO PEMBIAYAAN MIKRO DI BAITUL MAL WA TAMWIL (BMT) TAMZIS CABANG PURWOKERTO. Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img] Text
COVER_BAB I PENDAHULUAN_BAB V PENUTUP_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
ILHAM AGUNG SANJAYA_STRATEGI PENANGANAN RISIKO PEMBIAYAAN MI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Baitul Maal wa Tamwil (BMT) lembaga keuangan mikro yang dioperasikan dengan prinsip bagi hasil, menumbuhkembangkan bisnis usaha mikro dalam rangka mengangkat derajat dan martabat serta membela kepentingan kaum fakir miskin, ditumbuhkan atas prakarsa dan modal dari tokoh masyarakat setempat. Seiring semakin banyaknya usaha mikro yang dijalankan masyarakat berdampak pada peningkatan jumlah pembiayaan pada BMT. BMT akan selalu berhadapan dengan risiko terutama risiko pembiayaan. Oleh karena itu, BMT perlu menerapkan strategi penanganan untuk meminimalisir risiko tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah “risiko-risiko apasajakah yang terdapat pada pembiayaan mikro muḍa ̅rabah muḍarabah BMT TAMZIS cabang Purwokerto dan strategi-strategi apa saja yang dilakukan BMT TAMZIS cabang Purwokerto dalam menangani risiko pembiayaan muḍa ̅rabah”. Penelitian ini termasuk jenis penelitian dengan metode studi kasus (case study). Subjek penelitian ini adalah Kepala LITBANG, Manajer Marketing Cabang, dan Manajer Administrasi Cabang BMT Tamzis. Tempat penelitian dilakukan di BMT Tamzis cabang Purwokerto. Sumber data yag digunakan berupa data primer dan sekunder yang pengumpulan data penelitiannya menggunakan metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang sudah diperoleh dianalisis dengan tiga cara yaitu reduksi, membuat data display, dan penarikan kesimpulan. Data yang sudah analisis di uji keabsahannya untuk membuktikan bahwa apa saja yang berhasil dikumpulkan berupa data-data yang diperoleh sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan dengan menggunakan triangulassi teknik. Hasil penelitian ini adalah risiko pembiayaan mikro muḍa ̅rabah yang terdiri dari 3 aspek, berupa risiko kemacetan, missmanagement dan musibah sedangkan untuk strategi penanganannya yang dilakukan oleh BMT Tamzis Cabang Purwokerto dibedakan menjadi 4 tahapan, yaitu tahapan penanganan risiko pra pembiayaan dengan melakukan identifikasi karakter nasabah dengan menerapkan prinsip 5C, Bi cheking, dan track cheking; tahapan penanganan risiko pembiayaan muḍarabah berlangsung , yaitu pada tahapan ini BMT Tamzis cabang purwokerto melakukan kolekting harian untuk memantau usaha anggota serta mencegah agar risiko tidak terjadi; tahapan penanganan risiko pasca pembiayaan jatuh tempo, yaitu penanganan risiko pasca pembiayaan dari BMT Tamzis cabang Purwokerto melalui cara Rescheduling, cara Restructuring, cara agunan yang diambil alih atau pernyataan barang jamainan dan dengan cara write off (hapus buku); dan Penangaan perlakuan terhadap pembiayaan jatuh tempo, berupa pembiayaan yang melewati jadwal pelunasan (jatuh tempo) secara otomatis termasuk kategori non performant financing (NPF) perlakuannya terhadap pembiayaan lewat jadwal pelunasan (NPF) disesuaikan dengan jenis akadnya. Dalam hal ini, secara umum BMT Tamzis Cabang Purwokerto sudah cukup baik dalam penerapan manajemen risiko pembiayaannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: strategi penanganan, bmt
Subjects: 300 Social sciences > 330 Economics > 332 Financial economics > 332.2 Lembaga Perbankan Khusus
300 Social sciences > 330 Economics > 332 Financial economics > 332.7 Kredit
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Sdr Prakerin 123
Date Deposited: 05 Mar 2019 07:02
Last Modified: 05 Mar 2019 07:02
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/5270

Actions (login required)

View Item View Item