PRAKTEK IJARAH KULI PENGANGKUT BARANG (PORTER) DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Terminal Bulupitu Purwokerto)

RETNO PURNAWATI, NIM. 1123202005 (2016) PRAKTEK IJARAH KULI PENGANGKUT BARANG (PORTER) DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Terminal Bulupitu Purwokerto). Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img] Text
RETNO PURNAWATI_PRAKTEK IJARAH KULI PENGANGKUT BARANG (PORTER) DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Terminal Bulupitu Purwokerto).pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
Cover, Bab I, Bab V, Daftar pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Al-ija>rahdapat diartikan dengan akad atau transaksi manfaat atau jasa dengan imbalan tertentu. Bila yang menjadi objek transaksi adalah manfaat atau jasa dari suatu benda disebut Ija>rah al’Ain dan bila yang menjadi objek transaksi manfaat atau jasa dari tenaga seseorang disebut Ija>rah ad-Z}imah. Kuli pengangkut barang (porter) di terminal Bulupitu Purwokerto dalam praktek ija>rah dilakukan dengan cara mengambil barang bawaan milik pengguna jasa yang sebagian besar adalah para penumpang angkutan umum yang ada di terminal Bulupitu Purwokerto. Kebanyakan kuli pengangkut barang (porter) dalam melakukan kegiatan mengangkut barang tanpa menawarkan jasanya terlebih dahulu kepada pengguna jasa dan bisa dikatakan dengan cara memaksa. Kemudian setelah pekerjaan sudah selesai dilakukan, kuli pengangkut barang (porter) meminta upah kepada pengguna jasa. Dalam meminta upah kepada pengguna jasa tidak sesuai dengan pekerjaan yang telah dilakukan dimana upah yang diminta oleh kuli pengangkut barang (porter) di terminal Bulupitu Purwokerto terkesan mahal dan tidak seimbang dengan pekerjaan yang telah dilakukan. Praktek ija>rahtersebut juga tidak diawali adanya akad perjanjian dan kesepakatan kedua belah pihak terlebih dahulu. Skripsi ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan studi kasus yang data penelitiannya bersumber pada kuli pengangkut barang (porter) dan pengguna jasa kuli pengangkut barang (porter) di terminal Bulupitu Purwokerto. Teknik pengumpulan data terdiri dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang didapatkan oleh peneliti dianalisis dengan menggunakan metode analisis kualitatif. Setelah dianalisis dalam hukum Islam,akad dalam praktek ija>rah kuli pengangkut barang (porter) di terminal Bulupitu Purwokerto adalah tidak sah. Alasan akad menjadi tidak sah karena bahwa ijab kabul dan kerelaan para pihak dalam melakukan akad ija>rah merupakan salah satu prinsip atau syarat sah yang harus dipenuhi demi keabsahan akad tersebut. Sedangkan yang dilakukan dalam praktek tersebut telah menghilangkan syarat sah dalam ber-ija>rah.Kemudian mengenai ketidakseimbangan dalam permintaan upah yang dilakukan dalam akad ija>rah tidak dianjurkan menurut hukum Islam. Tidak dianjurkan karena dalam permintaan upah yang demikian itu tidak sesuai dengan kadar manfaat suatu pekerjaan dan tidak termasuk dalam kategori adil dan layak menurut hukum Islam. Kata Kunci:Ija>rah, Porter, Terminal Bulupitu Purwokerto, Hukum Islam

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 170 Ethics (Moral philosophy) > 174 Economic and professional ethics
200 Religion > 290 Other and comparative religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Restu Umar Fauzi
Date Deposited: 25 Jul 2016 01:29
Last Modified: 25 Jul 2016 01:29
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/515

Actions (login required)

View Item View Item