AKAD TABUNGAN ANAK DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus TK Pertiwi Lamuk dan TK Pertiwi Larangan Purbalingga)

ICHDA WAHYUNI PURNAMASARI, NIM : 1123202014 (2016) AKAD TABUNGAN ANAK DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus TK Pertiwi Lamuk dan TK Pertiwi Larangan Purbalingga). Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img] Text
ICHDA WAHYUNI PURNAMASARI_AKAD TABUNGAN ANAK DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus TK Pertiwi Lamuk dan TK Pertiwi Larangan Purbalingga).pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
Cover, Bab I, Bab V, Daftar Pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Menabung merupakan kegiatan menyisihkan sebagian uang atau pendapatan yang dimiliki untuk disimpan dengan tujuan untuk mengelola uang tersebut. Manfaat menabung memang tidak bisa dipungkiri kegunaannya bagi kehidupan, terlebih pada bidang keuangan. Menabung adalah tindakan yang dianjurkan oleh islam, karena dengan menabung berarti seorang muslim mempersiapkan diri untuk melaksanakan perancanaan dimasa yang akan datang sekaligus untuk menghadapi hal-hal yang tidak diingnkan. Al-Wadi>’ahadalah titipan murni dari pihak yang satu kepada pihak yang lain, baik individu maupun badan Hukum yang harus dijaga dan dikembalikan kapan saja sesuai dengan kehendak penyimpan. Dalam tradisi islam, Wadi>’ah dapat diartikan sebagai titipan murni dari pihak satu kepada pihak lain baik individu maupun badan hukum. Wadi>’ahmenurut pasal 20 ayat 17 komplikasi hukum ekonomi ialah penitipan dana antara pihak pemilik dengan pihak penerima titipan yang dipercaya untuk menjaga dana tersebut. Jenis penelitian ini adalah Lapangan (field research) dengan lokasi penelitian di Desa Lamuk kecamatan Kejobong Kabupaten Purbalingga dan di Desa Larangan Kecamatan Pengadegan Kabupaten Purbalingga. Dan Subjek penelitiannya yaitu TK Pertiwi Lamuk dan TK Pertiwi Larangan Kabupaten Purbalingga. Dengan Objek penelitiannya yaitu guru, Wali/ Orang tua, anak TK. Sumber data primer adalah hasil wawancara dengan guru TK, orang tua, anak dalam proses transaksi Tabungan Anak. Dan data sekundernya adalah dari Dokumen yang terkait dengan permasalahn yang dibahas. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan Dokumentasi. Metode analisis data adalah Deskriptif kualitatif. Hasil penelitiannya adalah : dapat disimpulkan bahwasanya hukum Tabungan anak adalah sahatau boleh, jika sudah ada kesepakatan antara kedua belah pihak yaitu, anak yang didampingi orang tuanya dengan yang dititipi ( guru TK). Walaupun dalam prakteknya anak melakukan transaksi tabungan sendiri, tetapi terlebih dahulu orang tua mengucapkan ijab dan qabulnya kepada guru. Kata kunci : Tabungan (Al-Wadi>’ahdan Anak ), Hukum Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Religion > 290 Other and comparative religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
300 Social sciences > 340 Law > 346 Private law (perdata) > 346.08 Banking & Insurance Law
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Restu Umar Fauzi
Date Deposited: 22 Jul 2016 07:36
Last Modified: 22 Jul 2016 07:36
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/508

Actions (login required)

View Item View Item