PENYELESAIAN SENGKETA WANPRESTASI DALAM AKAD MURĀBAHAH DAN IJĀRAH MULTIJASA (Studi Analisis Putusan Pengadilan Agama Purwokerto No. 1192/Pdt.G/2017/Pa.Pwt.)

AKHMAD SUBHAN FITRI, NIM. 1423202004 (2019) PENYELESAIAN SENGKETA WANPRESTASI DALAM AKAD MURĀBAHAH DAN IJĀRAH MULTIJASA (Studi Analisis Putusan Pengadilan Agama Purwokerto No. 1192/Pdt.G/2017/Pa.Pwt.). Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img]
Preview
Text
JUDUL_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (744kB) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL AKHMAD SUBHAN FITRI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Sengketa ekonomi syariah di Pengadilan Agama Purwokerto disebabkan antara lain oleh wanprestasi salah satu pihak. Salah satu perkara ekonomi syariah dalam akad murābahah dan ijārah multijasa yang masuk di Pengadilan Agama Purwokerto ialah putusan Pengadilan Agama Purwokerto No. 1192/Pdt.G/2017/Pa.Pwt yang melibatkan pihak PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Khasanah Ummat dan Mugiyati. Majelis hakim dalam putusan menyatakan bahwa mengabulkan gugatan penggugat sebagian serta menolak selain selebihnya. Penelitian ini akan menganalisis dasar hukum dan pertimbangan hakim dalam memutus sengketa. Penelitian yang penulis lakukan termasuk penelitian kepustakaan (library research) yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan data dan informasi yang bersumber dari data-data kepustakaan seperti buku, kitab dan artikel. Adapun pendekatan penelitian yang peneliti gunakan adalah yuridis-normatif, yakni penelitian yang difokuskan untuk mengkaji penerapan kaidah-kaidah atau norma-norma dalam hukum positif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode dokumentasi. Sumber data primer yang digunakan yaitu salinan putusan Pengadilan Agama Purwokerto Nomor 1192/Pdt.G/2017/PA.Pwt. Penelitian ini menunjukan bahwa dasar hukum yang digunakan hakim dalam memutus sengketa wanprestasi dalam akad murābahah dan ijārah multijasa sudah tepat karena dalam menggali dasar hukum, hakim mencari sesuai perkara yang sedang ditangani berupa tuntutan-tuntutan tergugat serta sudah memenuhi hukum acara yang ada bahkan menggalinya. Sedangkan pertimbangan hakim dalam memutuskan sengketa wanprestasi dalam akad murābahah dan ijārah multijasa sudah tepat dari apa yang dituntut dengan memuat alasan-alasan dengan mempertimbangkan berbagai hal. Pada alat bukti yang ditunjukan oleh Penggugat tersebut yaitu P.4 seharusnya tidak dinyatakan tidak autentik namun diyatakan ditolak atau tidak sesuai, karena bukti dinyatakan autentik adalah sah, atau sesuatu akta yang dibuat didepan pejabat resmi. Dalam hal ini bukti P.4 merupakan sertifikat hak milik yang sah karena telah dikeluarkan secara resmi oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Cilacap.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Putusan Pengadilan, Wanprestasi, akad Murābahah, akad Ijārah Multijasa
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.2 Muamalah > 2x4.24 Persekutuan (Syirkah, Qirad, Mudhorobah, Murabahah, Musaqoh, Muzaroah)
2x4. Fiqih > 2x4.6 Qada (Peradilan)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Sdr Prakerin 123
Date Deposited: 07 Feb 2019 01:37
Last Modified: 07 Feb 2019 01:37
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/5044

Actions (login required)

View Item View Item