METODE TAHFIDZ AL-QUR’AN BAGI MAHASISWA DI PONDOK PESANTREN ATH-THOHIRIYAH KARANGSALAM KEDUNGBANTENG BANYUMAS

ANIS KHASANAH, NIM: 1423301081 (2018) METODE TAHFIDZ AL-QUR’AN BAGI MAHASISWA DI PONDOK PESANTREN ATH-THOHIRIYAH KARANGSALAM KEDUNGBANTENG BANYUMAS. Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img]
Preview
Text
COVER_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
ANIS KHASANAH_METODE TAHFIDZ AL-QUR’ANBAGI MAHASISWA DI PESANTREN ATH-THOHIRIYAH KARANGSALAM KEDU.PDF
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Setiap manusia tentu memiliki impian. Impian untuk menjadi hafidz AlQur’an atau penghafal Al-Qur’an, yang merupakan cita-cita mulia. Karena dengannya kita termasuk penjaga risalah suci, dan menjadi ahlullah keluarga Allah kekasih Allah dan Allah menjamin bahwa Al-Qur’an telah dimudahkan untuk dihafalkan. Namun, benarkah Al-Qur’an mudah untuk dihafalkan pada saat kuliah?. Apalagi bagi mahasiswa atau mahasiswi yang padat dengan aktivitasnya. Untuk itu adanya metode tahfidz Al-Qur’an bagi mahasiswa yang diterapkan di Pondok Ath-Thohiriyah Karangsalam kedungbanteng Banyumas ini merupakan suatau jalan atau cara yang dilaksanakan dalam proses menghafal Al-Qur’an guna memudahkan santri sampai pada tujuannya yaitu menghafal Al-Qur’an 30 juz. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan penerapan metode tahfidz al-Qur’an bagi mahasiswa di Pondok Pesantren Ath-Thohiriyah Karangsalam Kedungbanteng Banyumas. Penelitian ini mengunakan penelitian lapangan (Field Research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisa deskriptif kualitatif yang terdiri dari tiga alur kegiatan yaitu reduksi data, display data, kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode tahfidz Al-Qur’an bagi mahasiswa di Pondok Pesantren Ath-Thohiriyah sudah berjalan lama dan menerapkan beberapa metode. Adapun metode tahfidz yang diterapkan mulai dari persiapan hingga evaluasi dalam menghafal ialah metode tahfidz dan wahdah. Melesetnya target selesai menghafal terkadang dikarenakan adanya faktor penghambat menghafal seperti faktor ekonomi, faktor lingkungan, faktor kesehatan, faktor lawan jenis dan yang paling sering ialah faktor intern yaitu malas dan mudah lelah. Meskipun target meleset namun selalu ada motivasi dan hal-hal lain yang menjadi faktor pendukung menghafal Al-Qur’an sehingga berhasil menghatamkan 30 juz.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Metode Tahfidz Al-Qur’an, Mahasiswa, Pondok Pesantren
Subjects: 2x1 Al Qur'an dan Ilmu Berkaitan > 2x1.1 Ilmu Al Qur'an > 2x1.19 Ilmu Al Qur'an Lainnya
2x7 Filsafat dan Perkembangan > 2x7.3 Pendidikan > 2x7.34 Pendidikan Non Formal > 2x7.341 Pesantren
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Sdri Siswa Prakerin
Date Deposited: 15 Jan 2019 00:49
Last Modified: 15 Jan 2019 00:49
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/4824

Actions (login required)

View Item View Item