KONSEP PENDIDIKAN TAUHID DALAM KELUARGA (Analisis Surat Al-Baqarah Ayat 132-133 Dalam Tafsir Ibnu Katsir)

Muhammad Rifa'i, 1323308007 (2018) KONSEP PENDIDIKAN TAUHID DALAM KELUARGA (Analisis Surat Al-Baqarah Ayat 132-133 Dalam Tafsir Ibnu Katsir). Skripsi thesis, IAIN.

[img]
Preview
Text
COVER__BAB I__BAB V__DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (336kB) | Preview
[img] Text
MUHAMMAD RIFA’I__KONSEP PENDIDIKAN TAUHID DALAM KELUARGA (ANALISIS SURAT AL-BAQARAH AYAT 132-13.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Pendidikan tauhid dalam keluarga merupakan dasar terpenting dalam pembentukan diri pribadi muslimyang berguna untuk menghadapi masa depan yang penuh dengan tantangan di era globalisasi ini. Pendidikan tauhid yang pertama kali harus dimulai adalah dari sebuah keluarga demi memajukan umat muslim dan keteguhan iman Islam yang kuat. Sebagai mana kisah Nabi Ibrahim As dalam memelihara keluarganya dengan wasiatnya yang terkandung dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarahayat 132-133. Fokus penelitian yang akan dikaji adalah bagaimana konsep pendidikan tauhid dalam keluarga menurut Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 132-133 dalam Tafsir Ibnu Katsir berdasarkan sistem pendidikan yang ada. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research), sedangkan dalam pengumpulan datanya menggunakan metode dokumentasi (documentation research methode) dan analisis data yang digunakan dalam skripsi ini adalah analisis isi (content analisys). Hasil penelitian peneliti menyimpulkan bahwakonsep pendidikan tauhid dalam keluarga menurut Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 132-133 dalam Tafsir Ibnu Katsir berdasarkan sistem pendidikan yang ada, terbagi menjadi tujuh dimensi yaitu: (a) tujuan pendidikan tauhid dalam keluarga, yaitu: membentuk pribadi muslim yang bertauhid, terhindar dari syirik, terhindar dari akhlak yang merusak tauhid, (b) peran orang tua dalam pendidikan tauhid keluarga dengan pendekatan kasih sayang, memberikan nasehat, keteladanan, perhatian serta dengan ancaman atau hukuman, (c) peserta didik atau anakbukan miniatur orang tua sehingga memiliki kebutuhan dan setiap anak berbeda-beda dan unik, karena anak adalahsatu kesatuan sistem manusia atau jiwa raga (cipta, rasa dan karsa) yang merupakan subjek dan sekaligus objek maka anak belajar mengikuti pada pola periode-periode perkembangan tertentu, (d) materi pendidikan tauhid dalam keluarga berupa ikhlas, mencontoh Rasulullah SAW, ilmiah, orientasi akhirat, meninggalkan efek buruk, (e) metode pendidikan tauhid dalam keluarga dapat dengan ibrah dan mau’izhah, suri tauladan, kisah, pembiasaan, perumpamaan, tanya jawab, (f) evaluasi pendidikan tauhid dalam keluarga dapat dilaksanakan dengan evaluasi yang bersifat holistik, fungsional-praktis dan rasional-emosional.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Konsep Pendidikan Tauhid, Keluarga.
Subjects: 2x7 Filsafat dan Perkembangan > 2x7.3 Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: ulfah rulli hastuti
Date Deposited: 14 Nov 2018 03:37
Last Modified: 14 Nov 2018 03:37
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/4746

Actions (login required)

View Item View Item