Kontekstualisasi Etika Muslim terhadap The Others; Aplikasi Pendekatan Historis-Kritis Atas Al-Quran oleh MK Ridwan Mahasiswa Istitut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga

MK, Ridwan Kontekstualisasi Etika Muslim terhadap The Others; Aplikasi Pendekatan Historis-Kritis Atas Al-Quran oleh MK Ridwan Mahasiswa Istitut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga. Makalah Call For Paper.

[img]
Preview
Text (Makalah Call for Paper)
MK Ridwan-signed.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (575kB) | Preview

Abstract

Abstrak Indonesia adalah negara majemuk dengan berbagai macam suku, golongan dan agama. Potensi terjadinya konflik akibat perbedaan, dapat menyebabkan terjadinya disintegrasi bangsa. Realitas yang terjadi di masyarakat, justru banyak konflik yang terjadi dipicu oleh agama. Sikap eksklusif dari masing-masing pemeluk agama, muncul karena kesalahan pemahaman terhadap substansi agama. Untuk itulah dibutuhkan sebuah pemahaman baru mengenai sikap yang harus dilakukan oleh manusia terhadap pluralitas yang ada. Al-Quran sebagai pedoman hidup, harus dipahami dan ditafsirkan dengan mengedepankan pesan moral Al-Quran. Tulisan ini berusaha untuk memberikan pandangan tentang paradigma baru etika Islam terhadap komunitas lain (the others) dalam konteks kehidupan sosial kemasyarakatan. Hal ini bertujuan untuk membentuk pandangan dunia Islam (weltanschauung) berdasarkan asas rahmatan lil alamin. Dengan mengoptimalkan rumusan metodologi tafsir kontekstualis (contextualist interpretation) yaitu penafsiran Al-Quran yang tidak hanya memperhatikan aspek bahasa Al-Quran, melainkan juga aspek kritis sosio-hostoris masa pewahyuannya. Dalam hal ini berarti mencoba untuk menghidupkan spirit profetis (kenabian), atau dengan bahasa lain, bagaimana kira-kira Nabi akan berbuat dan memberikan solusi, jika ia hidup pada zaman saat ini. Sehingga didapatkan kesimpulan bahwa etika Muslim terhadap the others adalah sikap cooperatif dalam memajukan peradaban umat manusia. Kata Kunci: Etika Muslim, Kontekstualis, The Others, Historis-Kritis Abstract Indonesian is a diverse country with a variety of ethnic, class and religion. The potential for conflict over differences, can lead to disintegration of the nation. Reality is happening in the community, just a lot of conflict fueled by religion. Exclusive attitude of each religion, appears due to improper understanding of the substance of religion. For that we need a new understanding about the attitudes that must be done by humans to the existing plurality. Al-Quran as a guide to life, must be understood and interpreted by promoting the moral message of the Koran. This paper seeks to provide a view of the new paradigm of Islamic ethics to other communities (the others) in the context of social life. It aims to establish Call For Paper FUAH IAIN Purwokerto 28 April 2016 2 Islamic worldview (Weltanschauung) is based on the principle of rahmatan lil alamin. By optimizing the formulation methodology contextualist interpretation (contextualist interpretation) that the interpretation of the Koran is not just taking care of the language of the Koran, but also the critical aspects of socio-hostorical period of revelation. In this case means trying to revive the prophetic spirit (Prophethood), or with other languages, what would the Prophet will do and provide solutions, if he lived in the days of the moment. So it was concluded that the ethics of Muslims against the others is the attitude cooperatif in advancing human civilization. Key word: Muslim ethics, Contextualist, The others, Historical-Critical

Item Type: Article
Subjects: ?? 210-219 ??
?? 2X1 ??
2x1 Al Qur'an dan Ilmu Berkaitan > 2x1.5 Kritik dan Komentar Mengenai Al Qur'an
?? Agama ??
?? ISLAM ??
Depositing User: S.Pd.I Slamet Waluyo
Date Deposited: 04 May 2016 03:16
Last Modified: 04 May 2016 03:16
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/47

Actions (login required)

View Item View Item