KONSTRUKSI DISSOCIATIVE IDENTITY DISORDER (DID) DALAM FILM KILL ME, HEAL ME KARYA JIN SOO WAN

Aulia Zulfa Nurharyati, NIM: 1423101055 (2018) KONSTRUKSI DISSOCIATIVE IDENTITY DISORDER (DID) DALAM FILM KILL ME, HEAL ME KARYA JIN SOO WAN. Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img]
Preview
Text
COVER_ABATRAK_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (709kB) | Preview
[img] Text
AULIA ZULFA NURHARYATI_KONSTRUKSI DISSOCIATIVE IDENTITY.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Film adalah karya seni yang lahir dari suatu karakter orang-orang yang terlihat dalam proses penciptaan film. Sebagai bentuk dari media komunikasi masa, film memiliki pesan yang akan disampaikan kepada audiens. Film memiliki unsur persuasif yang kuat karena film adalah cermin yang menampilkan realita dalam kehidupan, yang kemudian dikemas dengan dramatis menjadi sebuah alur yang rapi, dilengkapi dengan konflik yang kerap kali terjadi di masyarakat pula. Kill Me Heal Me merupakan sebuah film dengan jenis theatrical film yang masuk dalam golongan spikodrama. Film ini menggambarkan kehidupan seorang penderita gangguan mental jenis Dissociative Identity Disorder (DID). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi atau pemaknaan DID dalam film ini. Penulis menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis semiotika Roland Barthes, analisis ini ditekankan pada titik denotasi, konotasi dan mitos terhadap scene atau adegan yang menggambarkan tentang tiga aspek (gejala, penyebab dan penanganan) tentang DID. Secara umum, pengkonstruksian DID dalam film Kill Me Heal Me terbatas pada sudut pandang gejala, penyebab, dan pemberian label-label tertentu, belum mendalami penggambaran dari sudut penanganan. Pembatasan tersebut dilihat dari: (1) mengenai gejala, film ini sudah menampilkan gejala seperti teori yang saya kutip dari penelitian Siti Maesaroh terhadap film dr. Jekyll and Mr. Hyde. Kasus gejala yang disampaikan juga relevan dengan teori dalam DSM-IV; (2) dari sisi penyebab, konten dalam film ini relevan dengan teori dalam buku Psikologi Abnormal karya Thomas F. Oltmans, yang menyebutkan bahwa DID disebabkan oleh faktor psikologis dan faktor sosial; (3) dilihat dari segi penanganan, film ini banyak mengulang adegan penyembuhan dari sisi medis, yakni dengan penggunaan obat jenis lorazepam dan alprazolam, namun untuk penanganan psikologis hanya disebutkan secara singkat yakni dengan kemungkinan melalui hipnosis dan EMDR. Film ini menggunakan madzhab Sigmund Freud dengan pendekatan psikodinamika, dan menggunakan hipnosis sebagai metode untuk mewujudkan konsep penyembuhan Freud yakni dengan mengungkapkan kembali penyebab trauma.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: film teatrikal, drama, isi film
Subjects: 700 The arts > 790 Recreational and performing arts > 791 Public performances > 791.4 Film, Radio, Televisi > 791.4302 Aspek tertentu dari Film (gambar hidup)
Divisions: Fakultas Dakwah > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Aris Administrator Perpustakaan IAIN Purwokerto
Date Deposited: 30 Sep 2018 23:53
Last Modified: 30 Sep 2018 23:53
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/4449

Actions (login required)

View Item View Item