TRADISI RUWATAN DALAM ACARA PRANIKAH BAGI ANAK “ONTANG ANTING” PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Ampelsari Kec. Petanahan Kab. Kebumen)

Luluatul Fuadah, Nim. 1423201023 (2018) TRADISI RUWATAN DALAM ACARA PRANIKAH BAGI ANAK “ONTANG ANTING” PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Ampelsari Kec. Petanahan Kab. Kebumen). Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img]
Preview
Text
COVER_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
LULUATUL FUADAH _TRADISI RUWATAN DALAM ACARA PRANIKAH BAGI ANAK “ONTANG ANTING” PERSPEKTIF HUKUM .pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Budaya perkawinan dan aturan yang berlaku pada suatu masyarakat atau pada suatu bangsa tidak terlepas dari pengaruh budaya dan lingkungan, dimana masyarakat itu berada serta pergaulan masyarakat. Di desa Ampelsari ketika seorang anak akan menikah ada anak tertentu yaitu anak tunggal yang harus melakukan tradisi Ruwatan. Fokus pada penelitian ini adalah mengenai bagaimana praktik dari Ruwatan dan bagaimana hukum Islam menyikapi tradisi Ruwatan dalam pernikahan yang ada di desa Ampelsari. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research), yang sumber datanya diperoleh secara langsung dari masyarakat mengenai tradisi Ruwatan yang ada di desa Ampelsari. Sumber data penelitian ini terdiri dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer ini merupakan data yang diperoleh secara langsung dari masyarakat desa Ampelsari yang melaksanakan tradisi ruwatan dalam pernikahan. Sedangkan sumber data sekunder adalah buku-buku fiqh, kitab-kitab hadis dan lain sebagainya yang berisi mengenai adat atau tradisi serta tentang pernikahan. Data-data tersebut penulis peroleh dengan menggunakan teknik wawancara langsung, observasi lapangan, dan dokumentasi. Setelah data-data tersebut diperoleh, kemudian dianalisis secara kualitatif deskriptif untuk mendapatkan kesimpulan. Dari penelitian ini penulis mendapatkan beberapa kesimpulan yaitu tradisi Ruwatan pada dasarnya merupakan sebuah tradisi yang memiliki tujuan untuk menghilangkan hal-hal negatif dalam diri seorang anak yang akan menikah, sehingga anak yang akan menikah tersebut selalu mengingat akan Tuhannya dimanapun dan dalam kondisi apapun, dan senantiasa mengingat akan adanya kematian, sehingga tidak hanya memikirkan akan hal duniawi saja, tetapi diimbangi dengan urusan akhirat. Sehingga hidupnya tidak akan sia-sia, dan ketika nanti setelah menikah akan menjadi keluarga yang dicintai oleh Allah keluarga yang harmonis dan Islami.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: pranikah, tradisi Ruwatan, desa Ampelsari
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.31 Nikah (Nasab, RUkun, Akad, Maskawin, Mut'ah dll)
2x4. Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.39 Aspek Munakahat lain (KB, Bayi tabung dll)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Aris Administrator Perpustakaan IAIN Purwokerto
Date Deposited: 28 Sep 2018 02:46
Last Modified: 28 Sep 2018 02:46
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/4428

Actions (login required)

View Item View Item