PEMBAYARAN MAHAR DALAM PELAKSANAAN TAJDID AN-NIKAH

Sabiq Ibnu Sofyan, NIM. 1223201033 (2018) PEMBAYARAN MAHAR DALAM PELAKSANAAN TAJDID AN-NIKAH. Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img]
Preview
Text
COVER_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (989kB) | Preview
[img] Text
SABIQ KOMPLIT_PEMBAYARAN MAHAR DALAM PELAKSANAAN TAJDID AN NIKAH.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Perkawinan merupakan suatu akad atau perikatan untuk menghalalkan antara lakilaki dan perempuan atau untuk menghalalkan pula hubungan kelamin diantara keduanya, yang bertujuan untuk mewujudkan kebahagiaan hidup. Adapun salah satu persoalan tentang perkawinan adalah tajdi>d an - nika>h}} . Tajdi>d an - nika>h} pada dasarnya merupakan sebuah proses akad nikah antara seorang laki-laki dan perempuan yang sudah terikat dengan tali pernikahan yang sah. Semua itu dilakukan karena ada sebab atau alasan tertentu. Ketika sebuah akad nikah terjadi agar bisa dikatakan sah maka harus terpenuhinya syarat dan rukun nikah agar nantinya akad tersebut tidak dianggap fasid dan agar berkonsentrasi terhadap semua yang berhubungan dengan nikah. Dalam prosesi perkawinan seorang suami harus memberikan mahar terhadap wanita yang dikawininya, mahar itu merupakan pemberian pertama seorang suami terhadap istrinya yang dilakukan pada waktu akad nikah. Dari permasalahan yang dijelaskan di atas, penulis tertarik ingin meneliti perihal bagaimana perspektif fiqh terhadap pembayaran mahar dalam pelaksanaan tajdi>d an - nika>h . Penelitian ini termasuk jenis penelitian pustaka (library research). Data-data yang ada diperoleh melalui penelitian kepustakaan maupun melalui dokumentasi. Dimana menggunakan sumber data primer seperti tentang perundang-undangan dan sumber data sekunder, kemudian langkah selanjtnya yaitu data dianalisis dengan menggunakan pendekatan content analysis. Dalam penelitian ini diketahui bahwasanya t ajdi>d an - nika>h} hukumnya boleh, apabila dimaksudkan untuk mengindahkan perkawinan (tajammul) dan juga sebagai bentuk ihtiyat} kehati-hatian atau meminimalisasi sesuatu yang tidak diinginkan. Berkaitan dengan pembayaran mahar dalam pelakasanaan t a j d>d a n - nika>h} , dalam mayoritas ahli fiqh, mahar dalam tajdi>d an - nika>h tidak harus dibayarkan lagi mengingat hal itu bukanlah pengakuan jatuhnya talak kepada isteri dan akad yang kedua tidak pula merusak akad yang pertama. Dan apabila ditinjau dari segi sosial budaya, apabila menggunakan pendapat al-Ardabili tentang mmbayar ulang mahar saat pelaksanaan tajdi>d an-nika>h akan sangat menyusahkan pihak laki-laki apabila mahar yang harus dibayarkan terlalu mahal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pernikahan ulang, Mahar pernikahan ulang, Pembaruan nikah
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.31 Nikah (Nasab, RUkun, Akad, Maskawin, Mut'ah dll)
2x4. Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.35 Rujuk
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Aris Administrator Perpustakaan IAIN Purwokerto
Date Deposited: 27 Sep 2018 00:22
Last Modified: 27 Sep 2018 00:23
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/4409

Actions (login required)

View Item View Item