ADOPSI ANAK UNTUK PANCINGAN KEHAMILAN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI KECAMATAN KEDUNGREJA KABUPATEN CILACAP)

Agus Setiawan, NIM.1423201003 (2018) ADOPSI ANAK UNTUK PANCINGAN KEHAMILAN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI KECAMATAN KEDUNGREJA KABUPATEN CILACAP). Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img] Text
AGUS SETIAWAN_ADOPSI ANAK UNTUK PANCINGAN KEHAMILAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
COVER_ABSTRAK_DAFTAR ISI_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (659kB) | Preview

Abstract

Tabanni (adopsi) yaitu pengangkatan anak orang lain untuk dijadikan, diperlakukan, diakui sebagai anak sendiri yang dalam hukum perundangundangan, hukum Islam maupun hukum positif diperbolehkan asalkan tidak memutus hubungan nasab dengan orang tua kandungnya dan menjadikan anak tersebut sederajat dengan kedudukan anak kandung. Adopsi disini yaitu hanya untuk bertujuan untuk memancing kehamilan isteri yang dimana isteri sudah menikah bertahun-tahun tetapi masih belum diberi keturunan, mungkin dengan mengadopsi anak keluarga tersebut bisa kepancing dengan kehadiran anak yang diadopsi tersebut. Seperti di Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap tradisi adopsi anak untuk pancingan kehamilan sudah menjadi hal lumrah dan sudah menjadi adat tradisi dalam masyarakat tersebut. Dengan adanya penelitian ini maka bertujuan untuk mengetahui : 1) Bagaimanakah praktik adopsi anak untuk memancing kehamilan di Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap, 2) Bagaimana pandangan hukum Islam terhadap praktik pengangkatan anak untuk pancingan kehamilan di Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap. Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam metode penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research) dengan lokasi penelitian di Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap. Selanjutnya sumber data dalam penelitian ini adalah : 1). Data primer yaitu sumber data yang langsung diperoleh secara langsung dari sumber asli atau pihak pertama. Adapun yang menjadi sumber data primer dalam penelitian ini yaitu masyarakat kedungreja yang melakukan anak untuk pancingan kehamilan. 2). Data Sekunder yaitu data yang diperoleh secara tidak langsung dari objeknya, tetapi melalui sumber lain. Sumber data sekunder dalam penelitian ini adalah buku-buku yang berkaitan dengan penelitian ini. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, dan dokumentasi, kemudian di analisa dengan metode analisa deskriptif. Kesimpulan dari skripsi ini adalah praktik adopsi anak untuk pancingan kehamilan di Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap sebenarnya hanya sebatas menggunakan tradisi semata, maksudnya kesepakatan adospi anak ini hanya berdasarkan hukum yang sudah berkembang di tengah-tengah masyarakat saja, dan praktik seperti itu diperbolehkan oleh agama Islam, karena niat orang tua angkat mengadopsi anak untuk mensejahterakan baik berupa sandang, pangan dan memberi pendidikan itu jelas dibenarkan. Dan juga dari kedua orang tua angkat ataupun kandung tidak memutuskan tali silaturahmi, meskipun sudah diasuh oleh orang tua angkat, orang tua kandung tetap diperbolehkan untuk menemui anak tersebut dan dari orang tua angkat tidak memutuskan nasab anak dari orang tua kandung. Adopsi anak disini hanya untuk pemeliharaan dan kesejahteraan anak saja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Adopsi Anak, Adopsi, Istri Mandul, Masalah keturunan
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.9 Aspek Fiqih lainnya
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Aris Administrator Perpustakaan IAIN Purwokerto
Date Deposited: 26 Sep 2018 23:54
Last Modified: 26 Sep 2018 23:54
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/4406

Actions (login required)

View Item View Item