KONTROL DIRI MAHASISWA PERANTAU DALAM MENJAGA KEPERCAYAAN ORANG TUA (STUDI KASUS PADA MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM IAIN PURWOKERTO ANGKATAN 2017)

Anggita Aprilia Sari, NIM. 1423101048 (2018) KONTROL DIRI MAHASISWA PERANTAU DALAM MENJAGA KEPERCAYAAN ORANG TUA (STUDI KASUS PADA MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM IAIN PURWOKERTO ANGKATAN 2017). Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img] Text
ANGGITA APRILIA SARI_KONTROL DIRI MAHASISWA PERANTAU DALAM M.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
COVER_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (781kB) | Preview

Abstract

Hidup jauh dari orang tua dapat menimbulkan berbagai permasalahan pada diri mahasiswa perantau, mereka harus menghadapi perubahan lingkungan sosial yang semakin kompleks tanpa mendapatkan pengawasan secara langsung dari orang tua. Untuk menghadapi situasi tersebut, diperlukan adanya kontrol diri agar mahasiswa perantau bertindak sesuai dengan harapan orang tua, sehingga kepercayaan orang tua kepada mereka tetap terjaga dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kontrol diri mahasiswa perantau dalam menjaga kepercayaan orang tua, faktor apa saja yang mempengaruhinya, serta bagaimana komunikasi keluarga yang terjadi antara subjek dengan orang tuanya. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan aspek kontrol diri menurut Averill, yakni kontrol kognitif, kontrol perilaku, dan kontrol pengambilan keputusan. Untuk aspek kepercayaan, penulis menggunakan komponen untuk mengukur kepercayaan (trust) yang diungkapkan oleh Tschannen-Moran dan Hoy. Sedangkan komunikasi keluarga dikaji menggunakan teori yang diungkapkan oleh Fitzpatrcik. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dan jenis penelitian deskripstif. Subjek penelitian ini terdiri dari enam mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Purwokerto Angkatan 2017 yang berasal dari luar Jawa Tengah dan Jawa Barat. Teknik pengumpula data yang digunakan yakni meliputi wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima subjek penelitian sudah mampu mengontrol dirinya untuk mengatur dan mengarahkan pikiran, perilaku, dan keputusan agar kepercayaan orang tua kepada mereka tetap terjaga. Sedangkan untuk satu subjek lainnya, yakni subjek SL belum mampu mengontrol dirinya dengan baik. Kontrol diri subjek dipengaruhi oleh faktor internal (usia, urutan kelahiran, dan kekuatan ego) dan eksternal (orang tua). Faktor eksternal orang tua berpengaruh secara menonjol terhadap kontrol diri subjek SL. Pengabaian emosional, sosial, dan intelektual yang dilakukan oleh orang tua subjek SL berpengaruh negatif terhadap kontrol diri subjek SL. Komunikasi keluarga yang terjadi antara subjek ZAW, IM, RS, UAW, dan LM merupakan komunikasi yang berorientasi percakapan sedangkan pada subjek SL dan orang tuanya merupakan komunikasi yang berorientasi pada kepatuhan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: kontrol diri, kepercayaan, mahasiswa perantau.
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 170 Ethics (Moral philosophy) > 173 Ethics of family relationships
300 Social sciences > 306 Culture and institutions > 306.85 Family (Keluarga)
Divisions: Fakultas Dakwah > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Sdri Siswa Prakerin
Date Deposited: 09 Aug 2018 02:42
Last Modified: 09 Aug 2018 02:42
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/4103

Actions (login required)

View Item View Item