PELAKSANAAN MANAJEMEN KURIKULUM MUATAN LOKAL BERBASIS PESANTREN (Studi di MTs Al-Hikmah 2 Benda Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes)

YULIANI SYAFA’ATUNNISA, NIM. 1423303078 (2018) PELAKSANAAN MANAJEMEN KURIKULUM MUATAN LOKAL BERBASIS PESANTREN (Studi di MTs Al-Hikmah 2 Benda Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes). Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img]
Preview
Text
COVER_BAB 1_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kurikulum merupakan komponen pendidikan yang djadikan acuan oleh setiap satuan pendidikan, baik oleh pengelola maupun penyelenggara. Skripsi ini membahas manajemen kurikulum muatan lokal berbasis pesantren di sebuah madrasah. Kajiannya dilatar belakangi oleh keberadaan madrasah sampai sekarang ini masih dianggap sebagai lembaga pendidikan kelas dua. Hal ini dikarenakan banyaknya lulusan madrasah yang kemampuan agamanya minim serta kemampuan ilmu yang lain tidak memadai sehingga aoutput madrasah dianggap serba tanggung. Berdasarkan hal tersebut kurikulum muatan lokal berbasis pesantren dianggap sebagai salah satu solusi dalam rangka mengembalikan jati diri madrasah sebagi pusat pembelajaran ilmu agama. Manajemen kurikulum muatan lokal berbasis pesantren merupakan suatu pengelolaan pelaksanaan program kegiatan pendidikan dalam suatu pendidikan yang didasarkan atas kurikulum yang berlaku secara nasional, yang disesuaikan dengan keadaan serta kebutuhan lingkungan setempat dan ciri khusus masyarakat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mngetahui: Pelaksanaan manajemen kurikulum muatan lokal berbasis pesantren di MTs Al Hikmah 2 Desa Benda Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, perencanaan kurikulum dilakukan diawal tahun ajaran dengan mengadakan rapat perencanaan kurikulum, struktur kurikulum sekolah disesuaikan dengan tujuan sekolah yaitu mengembangkan sekolah berbasis pesantren. Kedua, pengoganisasian dilakukan oleh kepala sekolah dengan membagi tugas kepada seluruh guru sesuai dengan kompetensi masing-masing. Ketiga, pelaksanaan kurikulum yang menyajikan proses pembelajaran mula dari materi, media dan evalasi pemebelajaran. Keempat, Evaluasi kurikulum yang menggunakan model CIPP, yaitu mengevalusi konteks, input, proses, dan produk. Kelima, tindak lanjut kurikulum yang berdasarkan pada hasil evaluasi yang telah dilakukan, guru merancang kegiatan tindak lanjut yang berupa perbaikan maupun penyempurnaan program. Dalam proses manajemen kurikulum, dijumpai beberapa kendala yang di sebabkan oleh kurangnya kesadaran SDM sekolah terhadap tugas dan tanggung jawab setiap individu. Saran yang dapat peneliti sampaikan adalah bahwa untuk mencapai hasil yang optimal dalam kegiatan manajemen kurikulum, perlu adanya kerja sama antara semua pihak sekolah, serta kesadaran dan tanggung jawab setiap individu terhadap tugasnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Manajemen Kurikulum Muatan Lokal, MTs AL-Hikmah 2 Benda Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes
Subjects: 2x7 Filsafat dan Perkembangan > 2x7.3 Pendidikan > 2x7.33 Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah > 2x7.3309 Kurikulum
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Sdri Siswa Prakerin
Date Deposited: 30 Jul 2018 08:56
Last Modified: 30 Jul 2018 08:56
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/4022

Actions (login required)

View Item View Item