IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG WAKAF TENTANG TUGAS-TUGAS NAZHIR DI KABUPATEN PURBALINGGA

Syarifuddin, NIM: 1223401028 (2016) IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG WAKAF TENTANG TUGAS-TUGAS NAZHIR DI KABUPATEN PURBALINGGA. Masters thesis, IAIN Purwokerto.

[img]
Preview
Text
COVER_ABSTRAK_DAFTAR ISI_BAB I_BAB VI_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
SYARIFUDIN_IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG WAKAF.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Permasalahan pokok yang dibahas dalam tesis ini adalah: Implementasi undang-undang wakaf tentang tugas-tugas nazhir di Kabupaten Purbalingga. Adapun sub pokok yang dibahas adalah tugas nazhir dalam hal: 1. Pengadministrasian harta benda wakaf. 2. Pengelolaan harta benda wakaf sesuai dengan tujuan, fungsi dan peruntukannya. 3. Pengawasan dan perlindungan harta benda wakaf. 4. Pelaporan pelaksanaan tugas oleh nazhir di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan yuridis normatif dari perspektif Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf, dengan jenis penelitian field research. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan mengacu kepada sumber perundang-undangan tentang wakaf, kitab-kitab serta buku-buku yang berkaitan dengan permasalahan nazhir. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tugas-tugas nazhir sebagaimana diatur oleh Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf belum dapat diimplementasikan di Kbupaten Purbalingga sebagaimana mestinya, yaitu: 1. Nazhir di Kbaupaten Purbalingga tidak melakukan pencatatan tentang keadaan tanah wakaf menurut bentuk W.6., tidak melakukan pencatatan pengelolaan dan hasil tanah wakaf menurut bentuk W.6.a., setta tidak mencatat rekap pelaporan kepada Kantor Urusan Agama Kecamatan/PPAIW dalam bentuk W.6.b. 2. Tidak semua nazhir di Kabupaten Purbalingga melakukan pengelolaan dan pengembangan sendiri. harta benda wakaf yang mayoritas peruntukannya untuk masjid dan mushola kebanyakan dikelola dan dikembangkan oleh takmir/mushola (bukan nazhir), ada di antara nazhir yang mengelola secara langsung, akan tetapi pengelolaan masih bersifat tradisional atas dasar keikhlasan, pengelolaan hanyalah sebagai kinerja sampingan, dalam arti tidak dilakukan dengan keseriusan dan tidak dilakukan secara produktif dan profesional. 3. Pengawasan dan perlindungan terhadap harta benda wakaf di Kabupaten Purbalingga telah dilakukan oleh nazhir, di antaranya dengan upaya menyimpan sertifikat tanah wakaf, meningkatkan pemahaman terhadap aturan perundang-undangan wakaf, namun secara umum belum sepenuhnya dilakukan secara maksimal. 4. Nazhir di Kabupaten Purbalingga tidak melakukan pelaporan periodik tertulis dalam bentuk W.6.b. maupun pelaporan insidentil kepada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan, maupun kepada Perwakilan Badan Wakaf Indonesia Kabupaten.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: nazhir, profesional, implementasi, wakaf
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.2 Muamalah > 2x4.25 Pemberian (Termasuk Sadaqah dan Wakaf)
Divisions: Pascasarjana > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Aris Administrator Perpustakaan IAIN Purwokerto
Date Deposited: 07 Jun 2018 07:36
Last Modified: 07 Jun 2018 07:36
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/3806

Actions (login required)

View Item View Item