KOMPETENSI PROFESIONAL GURU RUMPUN PAI DI MTs MA’ARIF NU 1 KARANGLEWAS KECAMATAN KARANGLEWAS KABUPATEN BANYUMAS TAHUN PELAJARAN 2015-2016

APIT MIFTAHUL FAUZI, NIM: 1123308040 (2016) KOMPETENSI PROFESIONAL GURU RUMPUN PAI DI MTs MA’ARIF NU 1 KARANGLEWAS KECAMATAN KARANGLEWAS KABUPATEN BANYUMAS TAHUN PELAJARAN 2015-2016. Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img]
Preview
Text
Cover, Bab I, V, Daftar Pustaka.pdf

Download (15MB) | Preview
[img] Text
APIT MIFTAHUL FAUZI_KOMPETENSI PROFESIONAL GURU RUMPUN PAI DI MTs MA’ARIF NU 1 KARANGLEWAS KECAMATAN KARANGLEWAS KABUPATEN BANYUMAS TAHUN PELAJARAN 2015-2016.pdf
Restricted to Registered users only

Download (16MB)

Abstract

Kompetensi profesional merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh guru disamping kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi pedagogik. Kompetensi profesional ini berhubungan dengan kemampuan guru dalam penguasaan materi secara luas dan mendalam. Guru yang menguasai materi secara luas dan mendalam dapat mendidik dan mengajari siswanya untuk menorehkan prestasi-prestasi. Di MTs Ma’arif NU 1 Karanglewas memiliki keunggulan dalam hal prestasi yaitu sering mendapatkan kejuaraan lomba keagamaan dan lomba-lomba lainnya. Dari situlah penulis merasa tertarik untuk melakukan penelitian ini. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kompetensi profesional guru rumpun Pendidikan Agama Islam (PAI) di MTs Ma’arif NU 1 Karanglewas Kabupaten Banyumas dan untuk mengetahui apakah guru rumpun Pendidikan Agama Islam (PAI) di MTs Ma’arif NU 1 karanglewas sudah memenuhi kompetensi Profesional sesuai dengan peraturan menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 16 tahun 2007. Adapun tujuan dari penelitian ini berdasarkan rumusan masalah yang ada adalah untuk mendeskripsikan bagaimana kompetensi profesional guru rumpun Pendidikan Agama Islam di MTs Ma’rif NU 1 Karanglewas Kabupaten Banyumas tahun pelajaran 2015-2016. Jenis penelitian ini adalah bersifat “perspective emic” artinya memperoleh data bukan “ sebagai mana seharusnya” bukan berdasarkan apa yang difikirkan oleh peneliti, tetapi berdasarkan sebagaimana adanya yang terjadi di lapangan, yang dialami, dirasakan, dan difikirkan oleh partisipan/sumber data. Metode pengumpulan data yang digunakan penulis yaitu observasi,wawancara dan dokumentasi dalam pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama islam di kelas. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan oleh penulis tentang kompetensi profesional guru rumpun Pendidikan Agama Islam di MTs Ma’arif NU 1 Karanglewas Kabupaten Banyumas, maka dapat disimpulkan bahwa guru rumpun pendidikan agama islam di MTs Ma’arif NU 1 Karanglewas sudah memenuhi sebagian besar indikator kompetensi profesional dari 5 kompetensi inti yang terdapat pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Kompetensi inti yang pertama terdapat 2 indikator, 1 indikator belum di kuasai oleh 1 orang guru rumpun Pendidikan agama Islam yaitu xiii mengenai masalah ijasah .yang tidak sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya. Guru yang ijasahnya tidak sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya adalah Ibu Muntafingah. Beliau mengajar Al-Qur’an Hadits sementara Ijasahnya Bahasa Arab. Dengan demikan dapat disimpulkan bahwa Ibu Muntafingah S.Pd.I belum memenuhi kompetensi Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam yaitu menginterpretasikan materi, struktur, konsep, dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Kompetensi inti yang kedua terdapat 3 indikator, semuanya telah dikuasai oleh guru rumpun pendidikan agama islam. Kompetensi inti yang ketiga terdapat 2 indikator, semuanya sudah dikuasai oleh guru rumpun Pendidikan Agama Islam. Kompetensi inti yang keempat terdapat 4 indikator, tiga indikator sudah dikuasai dan satu indikator lainnya belum dikuasai oleh 2 guru rumpun Pendidikan Agama Islam yaitu Ibu Muntafingah S.Pd.I pengampu mata pelajaran Al-Qur’an Hadits dan Ibu Izzatul Banati, S.Pd.I. pengampu mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), kedua guru tersebut belum melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sedangkan untuk 2 guru yang lainnya yaitu Bapak Soderi, S.Ag. pengampu mata pelajaran Aqidah Akhlak dan Bapak Abdul Qodir, SHI pengampu mata pelajaran Fiqih sudah melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk peningkatan keprofesionalan. Dengan demikan dapat disimpulkan bahwa Ibu Muntafingah S.Pd.I pengampu mata pelajaran Al-Qur’an Hadits dan Ibu Izzatul Banati S.Pd.I pengampu mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) belum memenuhi kompetensi Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam yaitu melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk peningkatan keprofesionalan. Kompetensi inti yang kelima terdapat 2 indikator, semuanya sudah dikuasai oleh guru rumpun pendidikan agama islam di MTs Ma’arif NU 1 Karanglewas. Kata kunci : Kompetensi Profesional, Guru rumpun Pendidikan Agama Islam

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education > 371.1 Teachers and Teaching
300 Social sciences > 370 Education > 373 Secondary education
300 Social sciences > 370 Education > 377 Schools and religion
Depositing User: Abd El-Rohim El-Qathamiyyi
Date Deposited: 23 Jun 2016 01:52
Last Modified: 23 Jun 2016 01:52
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/320

Actions (login required)

View Item View Item