OTORITAS AKAL DALAM MENENTUKAN MASLAHAT PERSPEKTIF NAJM AL-DĪN AL- ṬŪFI

Vina Fatmayanti, NIM : 1223202039 (2017) OTORITAS AKAL DALAM MENENTUKAN MASLAHAT PERSPEKTIF NAJM AL-DĪN AL- ṬŪFI. Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img]
Preview
Text
COVER__BAB I__BAB V__DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (400kB) | Preview
[img] Text
VINA FATMAYANTI__OTORITAS AKAL DALAM MENENTUKAN MASLAHAT DI BIDANG MUAMALAH PERSPEKTIF NAJM AL-DI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Islam adalah agama yang sangat memperhatikan segala aspek kehidupan terutama dalam hukum Islam yang selalu berkembang. Dalam menghadapi persoalan yang selalu berkembang tersebutIslam memiliki metode yang dinamakan metode istinbāt hukum, salah satu metode tersebut adalah maslahat, diantaramujtahid yang menggunakan maslahat sebagai dalil hukumadalah Najm al-Dīn al-Ṭūfi. Maslahat menurutnya merupakan tujuan pokok. Komponen utama dalam teorinya adalah akal, menurutnya akal adalah penentu suatu hal termasuk maslahat maupun mafsadat sehingga ketika terjadi kontradiksi antara nas dan ijmak dengan maslahat, maka yang akan didahulukan adalah maslahat. Dari pernyataan ini diketahui bahwa teori al-Ṭūfi tidak sesuai dengan salah satu kriteria maslahat yaitu maslahat tidak boleh bertentangan dengan al-Qur’an, hadis dan ijmak. Hal inilah yang membuatpenulistertarikuntukmenelitipemikiranal-Ṭūfi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tokoh, karena mengkaji pemikiran Najm al-Dīn al-Ṭūfi mengenai otoritas akal dalam menentukan maslahat, disisi lain penelitian ini juga merupakan penelitian pustaka (library research), karena menggunakan karya Najm al-Dīn al-Ṭūfi sebagai sumber data (kepustakaan). sehingga teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah dokumentasi bahan pustaka dengan cara mengumpulkan bahan-bahan dokumen seperti catatan, buku, majalah, dan lain-lain yang memiliki relevansi dengan penelitian ini.Penulis juga menggunakan tiga pendekatan yaitu pendekatan teologi, sosiologis, dan historis. Pendekatan ini bertujuan agar lebih mempermudah dalam menganalisis data. Analisis data yang penulis gunakan adalah teknik contentanalisisyaitu teknik yang digunakan untuk menarik kesimpulan melalui usaha memunculkan karakteristik pesan yang dilakukan objektif dan sistematis yang bertujuan untuk menggali dan mengungkapkan seluruh pemikiran Najm al-Dīn al-Ṭūfi khususnya tentang otoritas akal dalam menentukan maslahat yang tertuang dalam karya tulisnya. Sebenarnya teori al-Ṭūfi tidak sebebas itu, karena dalam teori maslahat al-Ṭūfi pun masih membatasi kapan maslahat harus didahulukan atas nas, maslahat didahulukan hanya ketika dalam urusan muamalah, bahkan lebih dikhususkan lagi dalam urusan muqadarat (sesuatu yang sudah ditentukan jumlah dan ukurannya oleh al-Qur’an dan hadis) dengan jelas, dan perlu digaris bawahi bahwa maslahat harus didahulukan atas nas ketika nas tersebut bersifat dzanni bukan qaṭ’i. karena sesuatu yang bersifat qaṭ’i menurut al-Ṭūfi tidak mungkin kontradiksi dengan maslahat

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: hukum Islam, maslahat, muamalah, Najm Al-Dīn Al-Ṭūfi
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.9 Aspek Fiqih lainnya
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Aris Administrator Perpustakaan IAIN Purwokerto
Date Deposited: 27 Oct 2017 06:43
Last Modified: 27 Oct 2017 06:43
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/3199

Actions (login required)

View Item View Item