KONTEKSTUALISASI MAKNA ULUL ALBĀB DALAM PENDIDIKAN ISLAM (Studi atas Tafsir Fī Ẓilāli al-Qur’ān)

Herman Wicaksono, 1522606011 (2017) KONTEKSTUALISASI MAKNA ULUL ALBĀB DALAM PENDIDIKAN ISLAM (Studi atas Tafsir Fī Ẓilāli al-Qur’ān). Masters thesis, IAIN.

[img] Text
2 Herman Wicaksono_KONTEKSTUALISASI MAKNA ULUL ALBAB DALAM PENDIDIKAN ISLAM (Studi atas Tafsir Fi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
3 Cover_Bab I_Bab V_daftar pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Dalam Alquran, term ulul albāb disebutkan sebanyak 16 kali dalam beberapa surat dan ayat yang berbeda. Dari beberapa ayat tersebut, ada dua ayat yang paling komprehensif dalam menjelaskan makna ulul albāb, yaitu QS. Āli ‘Imrān [3]: 190-191. Ayat tersebut menyebutkan bahwa ulul albāb adalah sekelompok orang yang memiliki ciri-ciri utama; selalu ingat kepada Allah baik dalam keadaan berdiri, duduk, maupun berbaring serta selalu memikirkan apa saja yang Allah ciptakan. Dengan kata lain, tanda-tanda utama ulul albāb ialah selalu ingat kepada Allah (aspek agama) dan memikirkan ciptaan Allah (aspek ilmu pengetahuan). Orang yang termasuk kategori ulul albāb adalah orang yang sudah mampu mengintegrasikan antara unsur-unsur keagamaan dengan non-keagamaan. Tafsir Fī Ẓilāli al-Qur’ān karya Sayyid Quṭb ini tidak hanya tergolong tafsir yang unik, tetapi juga merupakan barisan terdepan dari buku-buku Sayyid Quṭb dan juga merupakan karya Sayyid Quṭb yang paling banyak tersebar di lapangan ilmiah dan amaliah Islam. Dari tafsir tersebut, penulis telah menemukan beberapa makna ulul albāb yang kemudian dikontekstualisasikan dalam pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Library Research) dengan pendekatan hermeneutika. Dalam penelitian ini penulis menjadikan bahan pustaka –khususnyaTafsir Fī Ẓilāli al-Qur’ān karya Sayyid Quṭb– sebagai sumber primer yang didukung dengan beberapa sumber lain sebagai sumber sekunder. Sumber sekunder tersebut digunakan untuk menganalisis temuan-temuan dalam sumber primer guna menghasilkan suatu simpulan yang menggambarkan kontekstualisasi makna ulul albāb dalam pendidikan Islam. Hasil temuan penelitian ini, secara garis besar menjelaskan bahwa makna ulul albāb menurut Sayyid Quṭb dari tiap-tiap ayat berbeda-beda disesuaikan dengan konteks ayat yang ditafsirinya. Namun pada intinya, dapat diambil simpulan bahwa ulul albāb dalam pandangan Sayyid Quṭb adalah orang-orang yang cerdas spiritual, cerdas intelektual, dan cerdas sosial. Dalam konteks pendidikan Islam, unsur-unsur pendidikan Islam yang terdiri dari pendidik, peserta didik, tujuan pendidikan, metode pendidikan, dan konteks pendidikan harus mampu melahirkan aktivitas pendidikan yang komprehesif yang mencakup kecerdasan spiritual, intelektual, dan sosial.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: ulul albāb, Fī Ẓilāli al-Qur’ān, pendidikan Islam
Subjects: 2x1 Al Qur'an dan Ilmu Berkaitan > 2x1.4 Kumpulan Ayat dan Surat Tertentu
Divisions: Pascasarjana > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: ulfah rulli hastuti
Date Deposited: 16 Oct 2017 01:35
Last Modified: 16 Oct 2017 01:35
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/3173

Actions (login required)

View Item View Item