Kemitraan Usaha Burung Puyuh Perspektif Fikih Muamalah (Studi Kasus Pada Kelompok Ternak Bina Sentosa Desa Tambak Sogra Kec. Sumbang, Kab. Banyumas)

DIMA FITRIYANI, NIM.: 102322008 (2016) Kemitraan Usaha Burung Puyuh Perspektif Fikih Muamalah (Studi Kasus Pada Kelompok Ternak Bina Sentosa Desa Tambak Sogra Kec. Sumbang, Kab. Banyumas). Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img]
Preview
Text
Cover, Bab I, Bab V, Daftar Pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
DIMA FITRIYANI_Kemitraan Usaha Burung Puyuh Perspektif Fikih Muamalah (Studi Kasus Pada Kelompok Ternak Bina Sentosa Desa Tambak Sogra Kec. Sumbang, Kab. Banyumas).pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Islam membenarkan seorang muslim menggunakan hartanya untuk usaha-usaha yang baik dan di bolehkan menyerahkan modalnya kepada kelompok usaha yang tergabung dalam badan usaha seperti koperasi, paguyuban/kelompok untuk bekerjasama kepada orang yang lebih ahli.Baik pada perusahaan, perdagangan, perternakan, pertanian, pertambangan dan berbagai kegiatan produktif lainnya. Sebab diantara pekerjaan-pekerjaan tersebut ada yang sangat membutuhkan banyak tenaga, pikiran, dan modal. Dalam konsep syirkah perspektif fikih muamalah. Syirkah secara bahasa adalah bercampurnya salah satu dari dua harta/ benda yang berharga lainnya serta tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Adapun rumusan masalah penelitian adalah,Bagaimanakah praktik kerjasama kemitraan usahaburug puyuhperspektif fikih muamalah pada “Kelompok Ternak Bina Sentosa’’ di Desa Tambak Sogra, Kec. Sumbang, Kab. Banyumas? Berdasarkan permasalahan di atas, jenis penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah penelitian lapangan (field research). Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer yaitu sumber data yang diperoleh langsung dari masyarakat sekitar Desa Tambaksogra dan sumber data sekunder yaitu sumber data yang diperoleh dari catatan, buku fiqh as-sunnah karangan as-sayyid sabiq, wahbah az- Zuh{aili dalam bukunya al-Fiqh al-Isla>mi> wa Adillatuh, fiqh muamalah karangan hende suhendi, rachmat syafei dalam bukunya fikih muamalah, dan lainnya yang terkait pada permasalahan yang penulis kaji. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis normati deskriptif. Adapun kesimpulan Secara keseluruhan praktik kerjasama usaha burung puyuh di Desa Tambaksogra Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas, sudah sesuai dengan prinsip fikih muamalah yaitu Tidak Dilakukan Secara Illegal (Bathil), Dilakukan Tanpa Ada Paksaan, Tidak Ada Unsur Maisir/ Spekulasi, Tidak Merugikan Orang Lain, ada Unsur Tolong Menolong. Dan praktek yang dilakukan oleh KTBS adalah sah dan diperbolehkan berdasarkan dalil dasar muamalah yaitu: اَلْآَصْلُ فِى اْلمُعَامَلَاتِ الْاِبَاحَةُ إِلَّامَادَلَّ عَلَى تَحْرِ يْمِهِ “Hukum asal dalam muamalah adalah boleh sampai ada dalil yang melarangnya.” Kata Kunci: Kemitraan, Syirkah, Bagi Hasil, Pemeliharan, Kelompok Ternak Bina Sentosa

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Religion > 290 Other and comparative religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Aris Administrator Perpustakaan IAIN Purwokerto
Date Deposited: 16 Jun 2016 05:42
Last Modified: 16 Jun 2016 05:42
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/243

Actions (login required)

View Item View Item