PENYALURAN DANA ZAKAT DI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2015

Kukuh Dwi Agustina, 092321022 (2017) PENYALURAN DANA ZAKAT DI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2015. Skripsi thesis, IAIN.

[img] Text
KUKUH DWI AGUSTINA_PENYALURAN DANA ZAKAT DI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS).pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
Cover_Bab I_Bab V_Daftar Pustaka.pdf

Download (494kB) | Preview

Abstract

Badan Amil Zakat merupakan organisasi pengelola zakat yang dibentuk oleh pemerintah, terdiri dari unsur pemerintah dan masyarakat dengan tugas mengumpulkan, mendistribusikan, dan mendayagunakan zakat. Sebagaimana hal ini dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kebumen. Namun demikian, kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat masih rendah. Hal ini dikarenakan pengetahuan masyarakat terhadap harta yang dikeluarkan zakatnya yang masih sangat kurang, sehingga mengakibatkan belum optimalnya pengelolaan zakat di BAZNAS Kabupaten Kebumen. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pandangan hukum Islam terhadap model penyaluran dana zakat di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kebumen pada tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang dilakukan di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kebumen. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data di lapangan, penulis menggunakan teknikanalisisdeskriptif-kualitatifdengan model Miles dan Huberman. Kegiatan ini meliputi reduksi data (data reduction), penyajian data (display data), dan penarikan kesimpulan/verifikasi (conclusion drawing/verification). Berdasarkan hasil penelitian, penyaluran zakat yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Kebumen mempunyai dua metode penyaluran yaitu: (1) Metode penyaluran secara langsung merupakan metode yangmenggunakan teknik atau cara yang bersifat konsumtif,manfaatnya langsung diterima oleh mustahik; dan (2) Metode penyaluran tidak langsung yang merupakan suatu model yangmenggunakan teknik atau cara-cara yang bersifat tidak konsumtif, di mana para mustahik diberikan pelatihan pemberdayaan olehBAZNAS. Dalam penyaluran zakat, para pengurus BAZNAS Kabupaten Kebumen sudah sesuai dengan pandangan hukum Islam, di mana zakat yang disalurkan kepada mustahik meliputi delapan kelompok (asnaf), yaitu kaum fakir, kaum miskin, amil, muallaf, hamba sahaya, gharimin, fi sabilillah, dan ibnusabil. Namun, terdapat satu golongan di mana zakat tersebut tidak disalurkan yaitu golongan hamba sahaya karena di wilayah Kabupaten Kebumen saat ini tidak ada perbudakan sebagaimana pada masa Rasulullah SAW. Dalam praktiknya, zakat yang disalurkan lebih menekankan pada zakat produktif dengan sistem qardhul hasan, dimana mustahik diberi pinjaman dana untuk usaha yang besarnya disesuaikan dengan kebutuhan usahanya, kemudian mustahik diwajibkan menginfakkan dari hasil usahanya 1/10 dari modal yang diterima tanpa tambahan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Penyaluran Zakat, Badan Amil Zakat Nasional, Hukum Islam.
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.1 Ibadah > 2x4.14 Zakat
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: ulfah rulli hastuti
Date Deposited: 31 Mar 2017 01:15
Last Modified: 31 Mar 2017 01:15
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/2333

Actions (login required)

View Item View Item