EVALUASI KURIKULUM MADRASAH DINIYAH SALAFIYYAH AL HIDAYAH (MDSA) KARANGSUCI PURWOKERTO

Syifa Annisa, 092333058 (2017) EVALUASI KURIKULUM MADRASAH DINIYAH SALAFIYYAH AL HIDAYAH (MDSA) KARANGSUCI PURWOKERTO. Skripsi thesis, IAIN.

[img] Text
SYIFA ANNISA_EVALUASI KURIKULUM MADRASAH DINIYAH.PDF
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
COVER_ABSTRAK_DAFTAR ISI_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.PDF

Download (717kB) | Preview

Abstract

Evaluasi Kurikulum MDSA Karangsuci Purwokertoadalah suatu proses evaluasi terhadap kurikulum,memahami apa yang terjadi dalam pelaksanaan kurikulum dan hasil dari pelaksanaan kurikulum Madrasah Diniyah Salafiyyah Al Hidayah Karangsuci Purwokerto. Fokus dalam penelitian ini adalah “Bagaimana pelaksanaan evaluasi kurikulum Madrasah Diniyah Salafiyyah Al Hidayah Karangsuci Purwokerto?” Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, dengan metode pengumpulkan data: observasi,wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala MDSA, waka Kurikulum MDSA, ustadz dan ustadzah MDSA, dan santri MDSA. Adapun objek dalam penelitian ini adalah evaluasi kurikulum MDSA.Analisis data adalah analisis kualitatif dengan teknik analisis model interaktif Miles dan Huberman yang dilakukan melalui tiga alur kegiatan yang saling berkaitan antara satu dengan lainnya. Berdasar penelitian yang sudah dilaksanakan, maka dapat disimpulkan bahwa Evaluasi kurikulum yang dilaksanakan di MDSA merupakan evaluasi internaloleh Wakil Kepala Bidang Kurikulum (Waka Kurikulum) MDSA. Dari model yang digunakan oleh waka kurikulum MDSA dapat diketahui bahwa model evaluasi kurikulum yang digunakan adalah model kualitatif. Di mana model evaluasi kualitatif lebih menempatkan proses pelaksanaan kurikulum sebagai fokus utama evaluasi. Dimensi kegiatan dan proses lebih mendapatkan perhatian dibandingkan dimensi lain. Dari proses pelaksanaan kurikulum dan evaluasi belajar santri dan menimbang masukan-masukan dari ustadz itu, waka kurikulum kemudian membuat revisi atau perubahan pada beberapa komponen kurikulum. Dalam hal ini lebih banyak pada komponen bahan ajar dan metode pembelajaran.Karena ada bahan ajar yang dinilai terlalu sulit, tidak mudah dipahami, menimbulkan kesulitan pada ustadz dalam menyampaikan materi, dan hasil belajar santri kurang bagus, maka kemudian waka kurikulum dengan masukan dari ustadz yang lain mencari bahan ajar yang lebih sesuai dengan kemampuan dan potensi yang ada. Adapun untuk metode ditambahkan metode yang lebih modern yaitu metode problem based learning.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: evaluasi, kurikulum, Madrasah Diniyah
Subjects: 2x7 Filsafat dan Perkembangan > 2x7.3 Pendidikan > 2x7.35 Kurikulum
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: ulfah rulli hastuti
Date Deposited: 22 Mar 2017 01:08
Last Modified: 22 Mar 2017 01:08
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/2274

Actions (login required)

View Item View Item