STRATEGI DAKWAH MUHAMMADIYAH DAERAH BANYUMAS

SITI ALFIYAH, 102313025 (2014) STRATEGI DAKWAH MUHAMMADIYAH DAERAH BANYUMAS. Skripsi thesis, IAIN.

[img] Text
SITI ALFIYAH_STRATEGI DAKWAH MUHAMMADIYAH DAERAH BANYUMAS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (592kB)
[img]
Preview
Text
COVER, BAB I, BAB V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (410kB) | Preview

Abstract

Islam menyebar di Indonesia dengan berbagai strategi, dibawa pertama kali oleh para pedagang. Saat ini perkembangannya sudah menyebar diseluruh wilayah Indonesia. Strategi sebagai upaya dalam pengembangan dakwah memiliki peran yang sangat kuat. Dimana tanpa adanya strategi yang terencana, terukur, sesuai dengan kondisi mad’u, maka dakwah Islam tidak akan berjalan dengan baik. Dakwah adalah upaya atau kegiatan yang dilaksanakan oleh umat atau pun jamaa’ah muslim, untuk mengajak umat manusia ke jalan Allah (Islam) sehingga terwujud khoiru ummah. Kenyataan tujuan yang terjadi tidak sesuai dengan harapan. Yaitu, keseimbangan antara kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Dimana banyak sekali kegiatan dakwah Islam melalui organisasi/kelompok. Dengan berbagai macam strategi. Tetapi yang menjadi permasalahan adalah masih banyak umat islam yang belum atau bahkan tidak mengamalkan ajaran keislamannya, sering berbuat dosa yang dia sendiri tahu kalau perbuatan itu salah, masih hidup di bawah garis kemiskinan, tidak menyekolahkan anak, tidak berobat ketika sakit dengan alasan tidak ada biaya. Merasa harus merantau ke luar kota untuk menafkahi keluarga. Bahkan banyak pula yang menganggur. Melalui tiga metode yaitu pertama wawancara, penulis berusaha mencari tahu tentang hal-hal yang telah dijalankan oleh PDM, sedangkan yang kedua metode dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data tentang sejarah Muhammadiyah di Banyumas, pengaplikasian strategi, metode ketiga observasi digunakan untuk melihat secara langsung di lapangan tentang penerapan strategi yang disampaikan narasumber penelitian. Muhammadiyah adalah sebuah organisasi dakwah Islam yang didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan pada 8 Dzulhijjah 1330/18 Nopember 1912 di Yogyakarta. Di daerah Banyumas ini didirikan pada 9 Oktober 1921 oleh para tokoh Islam diantaranya K. Ma’ruf, Hasanmiharjo, H. Abdurrohim. Melalui strategi dakwah kultural dan struktural, Muhammadiyah Banyumas terus berusaha untuk menumbuhkembangkan amal usaha yang telah dirintis dan dijalankan. Mengaplikasikan ajaran K. H. A. Dahlan tentang Tauhid Al-Ma’un dalam kehidupan warga dan umat Islam pada umumnya. Diantaranya berbentuk Panti Asuhan dan Kelompok Pemuda Tani. Dalam menjalankan strateginya tentu ada faktor yang mendukung maupun menghalangi keberhasilannya. Namun dengan upaya yang berkesinambungan mampu meminimalisir kekurangan dan hambatan yang ada.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: strategi, dakwah, organisasi dakwah, Muhammadiyah, dan Banyumas
Subjects: 2x6 Sosial dan Budaya > 2x6.6 Organisasi > 2x6.61 Organisasi Sosial
2x7 Filsafat dan Perkembangan > 2x7.2 Dakwah > 2x7.24 Metode, Media dan Sarana Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: ulfah rulli hastuti
Date Deposited: 25 Nov 2016 04:11
Last Modified: 25 Nov 2016 04:11
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/1710

Actions (login required)

View Item View Item