STUDI ANALISIS TERHADAP PENDAPAT MUHAMMAD SYAHRUR TENTANG POLIGAMI

INAYATUN KHASANAH, 072321015 (2014) STUDI ANALISIS TERHADAP PENDAPAT MUHAMMAD SYAHRUR TENTANG POLIGAMI. Skripsi thesis, IAIN.

[img] Text
INAYATUN KHASANAH_STUDI ANALISIS TERHADAP PENDAPAT MUH{AMMAD SYAHRUR TENTANG POLIGAMI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
COVER, BAB I, BAB V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Poligami sudah muncul sejak dahulu sebelum agama Islam lahir, di mana hal tersebut telah dilakukan oleh orang-orang Yunani serta syari’at agama-agama sebelum Islam. Dalam memahami ayat tentang poligami terjadi perbedaan sehingga menimbulkan pro dan kontra. Perbedaan tersebut terletak pada pemahaman tentang ayat poligami. Oleh karena itu, perlu adanya pemahaman yang lebih mendalam lagi untuk memahami ayat poligami tersebut, dan juga harus melihat kepada aspek sejarah pada masa pelaksanaan poligami, baik pada masa Rasulullah Saw maupun situasi dan kondisi masyarakat, apakah membutuhkan poligami atau tidak, sehingga dapat menjadi solusi atau sebaliknya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pemikiran Muh{ammad Syah{ru<rtentang poligami dan implikasi dari pemikiran tersebut terhadap hukum perkawinan Islam. Penelitianiniadalahpenelitianliterer/pustaka (libraryreseach) denganpendekatankualitatif.Metodepengumpulan data menggunakandokumentasi. Analisa yang digunakandalampenelitianiniadalahanalisiskualitatif yang dilakukan secara deskriptif. Kesimpulan dari hasil penelitian adalah poligami menurut Muh{ammad Syah{ru<r merupakan pintu darurat yang boleh dilakukan dalam keadaan tertentu saja dengan beberapa syarat yang tidak ringan.Pertama adalah syaratkuantitasmenyangkutbatasanjumlahperempuan yang hendakdipoligami,(yaknibatas minimal duadanbatasmaksimalempatistri).Keduaadalahsyaratnaw`iyyah(kualitas), yaknimenyangkutkualitasseseorang yang hendakmelakukanpoligami. Pertama, bagi yang hendakberpoligamiharusadakekhawatirantidakdapatberbuatadilkepadaanakanakyatimnya. Kedua, pelaku poligami harus berusahadapat berlaku adil semaksimal mungkin,baik kepada para istri maupun anak-anakyatim yang dibawa oleh para jandayang dikawini. Ketiga, perempuan yanghendakdipoligamiharusberstatusjandasertamemilikianakyatim, sebabkonteksayatpoligamiadalahberkaitandenganjanda-janda yang memilikianakyatim.Jikasyarat-syarattersebuttidakdapatterpenuhi, makaseseorangtidakbolehmelakukanpoligamidancukupmenikahdengansatuistrisaj a. Namun jika telah memenuhi persyaratan, maka poligami itu tidaksekedar boleh, tetapi malah diperintahkan.Dengan demikian, poligami adalah salah satu alternatif dalam kondisi darurat saja sehingga bagi orang yang ingin melakukan poligami haruslah mempunyai pengetahuan tentang kasih sayang yang didukung oleh materiil maupun spiritual sebagai ketentuan persyaratan yang harus dipenuhi oleh para poligam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Perkawinan, Poligami dan Syahrur
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.31 Nikah (Nasab, RUkun, Akad, Maskawin, Mut'ah dll)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: ulfah rulli hastuti
Date Deposited: 25 Nov 2016 01:58
Last Modified: 07 Dec 2016 03:52
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/1697

Actions (login required)

View Item View Item