KONSEP PENDIDIKAN IBNU KHALDUN

SOIM GINANJAR, 072331153 (2015) KONSEP PENDIDIKAN IBNU KHALDUN. Skripsi thesis, IAIN.

[img] Text
SOIM GINANJAR_KONSEP PENDIDIKAN IBNU KHALDUN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (727kB)
[img]
Preview
Text
COVER, BAB I, BAB V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (413kB) | Preview

Abstract

Manusia merupakan makhluk yang dibekali nikmat dan karunia Tuhan yang sangat luar biasa.Kemampuan yang dimiliki manusia acapkali melebihi potensi fisik yang dimilkinya. Sebut saja arsitek, dia menciptakan sesuatu hal yang jauh lebih besar melebihi dirinya. Lain halnya arsitek, guru pun tidak luput dsari hal itu. Sebut saja kisah Muhammad SAW dengan Umar IbnKhattab atau di Indonesia juga dikenal kisah pertobatan yang cukup fenomenal yaitu tunduknya Sunan Kalijaga kepada SunanAmpel. Dua kisah legendaries ini menghantarkan pemahaman yang larut tentang bagaimana hebatnya manusia ketika dikarunia akal dan juga hati. Dua potensiinisangatbesarmanfaatnyauntukmembimbingkehidupanmanusiamencapai yang lebih baik. Pada proses membimbing itulah pendidikan ikut bermain didalamnya. Karena di dalam pendidikan terdapat ragam cara untuk memberikan pemahamankepadaanaktentangapa yang harusnyamerekalakukandanditinggalkan. Selain itu pendidikan berfungsi mengantarkan manusia kedepan pintu gerbang kemerdekaan. Sehingga produk yang dihasilkan adalah insan yang mempunyai mental pencipta, pengabdi dan berdaulat serta mempunyai tanggungjawab yang kuat dalam membentuk masyarakat adil ,makmur yang diridhai Allah SWT. Disinilah fungsi pendidikan dalam membentuk garis demarkasi antara manusia yang terdidik dengan yang tidak. Dalam metode penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah penelitian kepustakaan (library research). Maksud dalam pengertian ini adalah penelaahan yang dilakukan dengan cara mengadakan studi terhadap buku yang berkaitan dengan pokok permasalahan yang dibahas secara deskriptif-analitik melalui kajian secara filosofis dengan pendekatan kualitatif-rasionalistik. Dalam penelitian ini metode analisis yang digunakan oleh penulis adalah menggunakan metode content analisis (analisisisi), cara yang digunakan dalam metode ini adalah menarik kesimpulan yang benar dari sebuah dokumen. Untuk mempermudah menterjemahkan metode analisis ini maka penulis menggunakan beberapa pendekatan, diantaranya: metode analisis historis, analisis deskriptif serta analisis reflektif. Hasil penelitian ini adalah Ibnu Khaldun merupakan tokoh pendidikan yang beraliran pragmnatis. Hal itu terjadi karena dampak ilustrasi hidup yang diaalami dari mulai karir berpolitik hingga masa mengabdinya sampai pembentukan shifting paradigm dari mulai filsafat, sosiologi hingga agama. Sehingga dalam hemat penulis Ibnu Khaldun mempunyai tiga kepribadian sekaligus dari mulai ulama-sarjana hingga negarawan. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan penulis menggolongkan IbnuKhaldun dalam aliran pragmatis. Kesimpulan, pendidikan merupakan sarana untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang berwawasan keilmuan, kemampuan mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi, serta mempunyai semangat yang tinggi untuk terus maju dalam menghadapi gejolak hidup yang akan terus datang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Manusia, AlamdanPendidikan.
Subjects: 2x7 Filsafat dan Perkembangan > 2x7.4 Pemurnian dan Pembaharuan Pemikiran
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: ulfah rulli hastuti
Date Deposited: 22 Nov 2016 02:39
Last Modified: 22 Nov 2016 02:39
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/1645

Actions (login required)

View Item View Item