MANAJEMEN BANK SAMPAH DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI NASABAH (Studi Kasus pada Bank Sampah PAS (Peduli Akan Sampah) Arcawinangun, Purwokerto, Banyumas)

WIWIT UDI LAKSONO, NIM. 092323014 (2016) MANAJEMEN BANK SAMPAH DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI NASABAH (Studi Kasus pada Bank Sampah PAS (Peduli Akan Sampah) Arcawinangun, Purwokerto, Banyumas). Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img] Text
WIWIT UDI LAKSONO_MANAJEMEN BANK SAMPAH DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI NASABAH.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
COVER_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Salah satu permasalahan lingkungan adalah sampah. Permasalahan sampah selalu muncul dalm pemberitaan ketika sampah menimbulkan musibah. Limbah dari aktivitas manusia ini sudah menjadi langganan di daerah-daerh urban di Indonesia. Sampah sering kali hanya dibuang begitu saja ke tempat pembuangan sampah. Menumpuk tinggi hingga akhirnya diangkut oleh petugas kebersihan tanpa tahu kemana akan bermuara. Tak sempat sampah itu dipilah antara yang organik maupun yang anorganik. Bahkan jarang pula yang terpikir jika sebenarnya sampah itu bisa ditabung. Jika ditinjau dari segi keseimbangan lingkungan, kesehatan, keamanan dan pencemaran, apabila sampah tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan berbagai gangguan-gangguan antara lain pencemaran udara, pencemaran air dan pencemaran tanah Penelitian ini terfokus pada bagaimana manajemen bank sampah dalam pemberdayaan nasabah. Untuk mengkaji lebih mendalam tentang manajemen bank sampah dalam pemberdayaan nasabah akan digunakan teori manajemen pemberdayaan dalam bukunya Totok Mardikanto dan Poerwoko Soebiato. Bahwa Sumadyo merumuskan tiga upaya pokok dalam setiap pemberdayaan masyarakat, yang disebutkan dengan tri Tri Bina, yaitu: bina Manusia, Bina Usaha, dan Bina Lingkungan. Dan Mardikanto menambahkan pentingnya Bina kelembagaan, karena ketiga Bina yang dikemukakan (Bina Manusia, Bina Usaha, dan Bina Lingkungan) itu hanya akan terwujud seperti yang diharapkan, manakala didukung oleh efektivitas beragam kelembagaan yang diperlukan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research). Dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan dalam analisisnya, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang menghasilkan vi data-data deskriptif, yang dimaksudkan untuk mendeskripsikan suatu situasi atau suatu area populasi tertentu yang bersifat faktual secara sistematis dan akurat. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis dapat disampaikan bahwa manajemen bank sampah dalam pemberdayaan nasabah adalah: 1. Manajemen Bank Sampah PAS (Peduli Akan Sampah) Arcawinangun, Purwokerto, Banyumas adalah sama seperti di bank-bank penyimpanan uang, para nasabah dalam hal ini masyarakat bisa langsung datang ke bank untuk menyetor. Bukan uang yang di setor, namun sampah yang mereka setorkan. 2. Pemberdayaan Ekonomi Nasabah Bank Sampah PAS Arcawinangun, Purwokerto, Banyumas yaitu lingkungan dan sumber daya alam. Sampah yang tidak ada manfaatnya kemudian sampah tersebut diolah menjadi kerajinan tangan yang mempunyai nilai gunanya. Sumber daya manusia adalah penduduk asli masyarakat sekitar dengan dibekali pengetahuan, sikap dan keterampilan. Kemudian membuat produk dari sampah menjadi kerajinan tangan yang kreatif dan unik-unik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: manajemen, bank sampah, pemberdayaan masyarakat
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 640 Home economics and family living > 647 Management of public households
600 Technology (Applied sciences) > 650 Management and auxiliary services > 658 General management > 658.1 Organization Management
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah
Depositing User: Restu Umar Fauzi
Date Deposited: 02 Nov 2016 02:37
Last Modified: 02 Nov 2016 02:37
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/1434

Actions (login required)

View Item View Item