Manajemen Pondok Pesantren dalam Upaya Preventivisasi Kemunculan dan Merebaknya Aliran Keagamaan Menyimpang (Studi Kasus di Pondok Pesantren Nurul Qur‟an Desa Bukateja Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga)

Nurma Ali Ridlwan, M.Ag. (2016) Manajemen Pondok Pesantren dalam Upaya Preventivisasi Kemunculan dan Merebaknya Aliran Keagamaan Menyimpang (Studi Kasus di Pondok Pesantren Nurul Qur‟an Desa Bukateja Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga). Laporan Penelitian. IAIN Purwokerto.

[img]
Preview
Text
Nurma Ali Ridlwan, M.Ag._Manajemen Pondok Pesantren dalam Upaya Preventivisasi Kemunculan dan Merebaknya Aliran Keagamaan Menyimpang.pdf

Download (908kB) | Preview

Abstract

Pondok pesantren, sebagai bagian dari elemen bangsa yang bergerak dibidang pendidikan, serta sosial-keagamaan, memiliki tanggung jawab yang sama dengan institusi pendidikan lainnya di dalam bersama-sama mencegah dan mengantisipasi serta mennggulangi muncul dan merebaknya paham atau aliran keagaaman menyimpang yang berkembang di masyarakat. Seperti yang sering terdengar di media massa, akhir-akhir ini semakin marak bermunculan paham atau aliran yang keluar dari mainstream keagamaan yang sudah baku, terutama dalam hal ini agama Islam yang tidak jarang meresahkan bahkan menggangu ketentraman masyarakat di dalam menjalankan ajaran agama di satu sisi, dan di sisi lain yang lebih penting adalah kadangkala mengusik dan mencederai otentisitas ajaran agama (Islam) itu sendiri. Hal ini sebagaimana yang terjadi di wilayah Purbalingga, khsusunya di Kecamatan Bukateja, dalam waktu terakhir ini yaitu banyaknya orang yang terlibat dalam Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), dan tentunya beberapa kasus di tempat lain. Melalui penelitian ini penulis berupaya menggali dan menelaah upaya yang dilakukan Pondok Pesantren Nuurul Qur‘an Desa Bukateja Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga melalui manajemen pesantrennya di dalam mencegah atau mengantisipasi muncul dan merebaknya aliran keagamaan menyimpang terutama pada para santri dan masyarakat sekitar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan. Metode pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi serta dokumentasi. Adapun analisis datanya menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan Beradasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa manajemen Pondok Pesantren Nuurul Qur‘an di dalam berupaya mencegah muncul dan merebaknya alirn keagamaan menyimpang menerapkan prinsip-prinsip manajerial yaitu mencakup perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan dan evaluasi. KH. Arif Musodiq selaku pengasuh pesantren senantiasa bersikap terbuka dan demokratis di dalam menjalankan kepemimpinannya. Implementasi manjerial tersebut dilakukan melalui beberapa hal yaitu; manajemen kurikulum pesantren, melalui kegiatan pengajian rutin di luar pelajaran dalam kurikulum, melalui manajemen tata tertib atau aturan pesantren, serta melalui hubungan yang dibangun pesantren dengan pihak luar pesnatren.

Item Type: Monograph (Laporan Penelitian)
Uncontrolled Keywords: Manajemen, Pondok Pesantren, Aliran Keagamaan Menyimpang
Subjects: 2x7 Filsafat dan Perkembangan > 2x7.3 Pendidikan > 2x7.34 Pendidikan Non Formal > 2x7.341 Pesantren
300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education
Divisions: Pascasarjana > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Restu Umar Fauzi
Date Deposited: 27 Oct 2016 07:24
Last Modified: 27 Oct 2016 07:24
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/1417

Actions (login required)

View Item View Item