HAK HADANAH TERHADAP ISTRI YANG MURTAD DITINJAU DARI FIKIH DAN HUKUM POSITIF (Studi Analisis Putusan Pengadilan Agama Purwokerto Nomor: 1516/Pdt.G/2013/PA.Pwt)

IDA NUR ROHMATIN, NIM. 1123201035 (2015) HAK HADANAH TERHADAP ISTRI YANG MURTAD DITINJAU DARI FIKIH DAN HUKUM POSITIF (Studi Analisis Putusan Pengadilan Agama Purwokerto Nomor: 1516/Pdt.G/2013/PA.Pwt). Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img] Text
IDA NUR ROHMATIN_HAK HADANAH TERHADAP ISTRI YANG MURTAD DITINJAU DARI FIKIH DAN HUKUM POSITIF.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
Cover, Bab I, Bab V, Daftar Pustaka.pdf

Download (979kB) | Preview

Abstract

Keluarga sebagai unit terkecil dari masyarakat, di dalamnya terdiri dari dua orang atau lebih yang hidup bersama dan saling ketergantungan. Sebuah keluarga biasanya terdiri dari ayah, ibu dan anak-anak yang belum memisahkan diri. Setiap anggota keluarga memiliki peran dan statusnya masing-masing. Di Indonesia lazimnya, seperti yang diatur dalam regulasi perundang-undangan peran ayah sebagai kepala rumah tangga dan ibu sebagai ibu rumah tangga. Akan tetapi, abad modern telah mengubah seluruh aspek kehidupan, tidak terkecuali kepada keluarga. Para pencari nafkah saat ini, tidak hanya diemban oleh ayah seorang saja. Ibupun sudah harus bekerja agar kebutuhan hidup tetap terpenuhi. Konsekuensi dari perubahan ini paling berdampak pada kehidupan anak. Anak tidak lagi sering bertemu dengan ayah ibunya. Ia lebih sering bergaul dengan pengpengasuhannya daripada orang tuanya. Kasih sayang yang seharusnya diberikan oleh orang tuanya beralih kepada orang lain seperti nenek, kakek, paman atau bibi, asisten rumah tangga atau baby sitter. Selain itu, kasih sayang atau perlindungan terhadap anak didapat juga dari lembaga seperti daycare, play group, PAUD dan lain sebagainya. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kepustakaan (library research), pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Dalam hal ini datanya adalah berupa teori-teori dan konsep-konsep tentang pengasuhanan anak atau bisa disebut h}ad}a>nah dalam konsep hukum Islam. Adapun untuk teknik analisa dalam penelitian ini adalah teknik analisa isi atau kajian isi (content analiysis). Pemahaman terhadap data tersebut kemudian disajikan dengan menggunakan metode deskriptif, yaitu digunakaan untuk mendeskripsikan segala hal yang berkaitan dengan pokok pembicaraan secara sistematis. Dari sinilah akhirnya diambil sebuah kesimpulan umum yang berasal dari data-data yang ada. Adapun hasil dari penelitian ini adalah: 1) Masalah pengasuhan anak karena orang tua bekerja tidak ada dalil hokum yang menjelaskan baik dalam Al-Qur’an maupun Sunnah karena masalah ini merupakan masalah yang baru. 2) Menitipkan anak kepada nenek atau saudara, asisten rumah tangga, babysitter, atau daycare hukumnya boleh sepanjang hal itu membawa maslahat bagi orangtua dan juga bagi anak, namun jika dengan menitipkan anak tersebut justru malah membawa mafsadat bagi keduanya maka hukum menitipkan anak menjadi haram. Penetapan hukum ini berdasarkan metode ijtihad mas}lah}ah mursalah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pola Asuh, Anak, H}ad}a>nah, ART, Babysitter, Daycare.
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.3 Munakahat > 2x4.36 Hak dan Kewajiban Suami-Istri (Nafaqoh)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Restu Umar Fauzi
Date Deposited: 06 Oct 2016 07:36
Last Modified: 06 Oct 2016 07:36
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/1325

Actions (login required)

View Item View Item