“KADAR SUSUAN YANG MENJADIKAN KEMAHRAMAN DALAM PERKAWINAN MENURUT HUKUM ISLAM DAN TINJAUAN MEDIS”

FATHURROHMAH, NIM: 102321003 (2016) “KADAR SUSUAN YANG MENJADIKAN KEMAHRAMAN DALAM PERKAWINAN MENURUT HUKUM ISLAM DAN TINJAUAN MEDIS”. Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img] Text
ABSTRAK.rtf

Download (52kB)
[img]
Preview
Text
Cover, Bab I, Bab V, Daftar Pustaka.pdf

Download (15MB) | Preview
[img] Text
FATHURROHMAH_KADAR SUSUAN YANG MENJADIKAN KEMAHRAMAN DALAM PERKAWINAN MENURUT HUKUM ISLAM DAN TINJAUAN MEDIS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (16MB) | Request a copy

Abstract

Salah satu keistimewaan yang dimiliki syariat Islam adalah diharamkan kawin karena adanya hubungan Rad}a>’ah sebagaimana haram dengan sebab hubungan darah dan hubungan semenda. Hal ini berdasarkan dengan firman Allah SWT dalam surat an-Nisa ayat 23 meskipun hal tersebut sudah mutlak. Namun para ahli fikih berbeda pendapat mengenai berapa kadar susuan itu yang bisa menyebabkan keharaman. Menurut pendapat Imam Abu Hanifah dan kebanyakan ulama Salah yang berpendapat bahwa sedikit maupun banyak kadar susuan dapat menyebabkan hubungan Rad}a>’ah. Sedangkan Imam as-Syafii berpendapat bahwa yang dapat mengharamkan hubungan nikah adalah susuan yang kadarnya lebih dari lima kali susuan dan hukum Islam melarang pernikahan sepersusuan, di dalam medis akan menimbulkan penyakit terhadap suami istri akibat pernikahan terlarang tersebut. Adapun rumusan masalahnya adalah berapa banyak kadar susu sehingga seseorang dilarang (haram) menikah dengan saudara sepersusuannya dan bagaimana dampak terhadap suami istri dan anak karena pernikahan sepersusuan ditinjau dari segi medis. Tujuan penelitian skripsi ini yaitu untuk mengetahui ukuran kadar susuan yang menyebabkan maḥram menurut hukum Islam dan medis, untuk mengetahui dasar hukum Islam yang menyebabkan keharaman perkawinan sebab hubungan sepersusuan dan untuk mengetahui dampak secara medis terhadap suami istri dan anak karena pernikahan persusuan. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Library research) dengan pendekatan kualitatif, dengan analisis menggunakan metode komparasi dari penelitian yang dilakukan, dapat dinyatakan bahwa Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa sedikit maupun banyak kadar susuan dapat menyebabkan hubungan Rad}a>’ah Sedangkan Imam as-Syafii berpendapat bahwa yang dapat mengharamkan hubungan nikah adalah susuan yang kadarnya lebih dari lima kali susuan. Dari penelitian yang telah dilakukan penulis, memperoleh hasil sebagai berikut: kadar susuan menurut Imam Hanafi, yaitu sedikit maupun banyak kadar susuan dapat menyebabkan hubungan Rad}a>’ah sedangkan Imam as-Syafii berpendapat bahwa yang dapat mengharamkan hubungan nikah adalah susuan yang kadarnya lebih dari lima kali susuan dan menurut medis jika sepasang suami istri menikah disebabkan karena mempunyai hubungan sepersusuan maka akan mengakibatkan penyakit bagi keduanya dan bisa menularkan penyakit terhadap sang bayi melalui penyusuaannya. Kata kunci: Kadar susuan, kemah}raman dan tinjauan Medis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Religion > 290 Other and comparative religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Aris Administrator Perpustakaan IAIN Purwokerto
Date Deposited: 08 Jun 2016 01:54
Last Modified: 08 Jun 2016 01:54
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/120

Actions (login required)

View Item View Item