PRAKTEK JUAL BELI IKAN DI PANTAI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasusdi Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap)

Sarli Prakoter Giing, NIM. 1223202029 (2016) PRAKTEK JUAL BELI IKAN DI PANTAI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasusdi Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap). Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img]
Preview
Text
COVER_DAFTAR ISI_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
SARLI PRAKOTER GIING_PRAKTEK JUAL BELI IKAN DI PANTAI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Praktek jual beli ikan di pantai (luar TPI/pasar) daerahoperasi Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap disebut mencegat. Jual beli ikan dalam penjualan dan pembeliannya tidak sampai atau sebelum sampai pasar. Dimana dalam hukum Islam praktek jualbeli semacam ini adalah jual beli talaqqirukban, yaitu peristilahan dalam fiqh muamalah yang menggambarkan proses pembelian barang dengan cara mencegat barang dagangan sebelum tiba atau sampai di pasar. Yang dimaksudkan agar pembeli dapat membeli harga barang di bawah harga yang berlaku di pasar dan mendapatkan keuntungan yang berlipat darijual beli semacam ini. Tujuan penulisanini untuk mengetahui serta mendeskripsikan praktekjualbeliikan di pantai (luar TPI/pasar) danuntukmengetahu ipandangan hukum Islam terhadap praktekjual beliikan di pantai (luar TPI/pasar) daerah operasi PelabuhanPerikanan SamuderaCilacap. Penelitianini merupakan penelitian lapangan(field research), yaitu di pantai (luar TPI/pasar) daerah operasi Pelabuhan Perikanan SamuderaCilacap. Subyekpenelitian adalah penjual atau nelayan dan pembeli atau tengkulak.Obyek penelitian adalah pelaksanaan atau praktekjual beli ikan di pantai (di luar TPI/pasar) daerah operasi Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi.Sumber data menggunakan sumber data primer, yaitu 9 orang penjualataunelayandan 3 orang pembeli atau tengkulakdan sumber data sekunder, yaitu al Qur’an, hadits, buku, hasil penelitian, pendapatpakarhukumdan ensiklopedi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapunhasildari penelitian ini adalah praktekjual beliikan yang dilakukan dengan talaqqirukba nadalah tidak sah, yang dilarang dalam Islam.Menurut Imam Syafi’I dan Hanabilah, pennjual memiliki hak khiyar (menentukan pilihan) melanjutkan transaksi atau membatalkannya, jika tidak mengetahui harga sebelumnya dan menggetahui setelah ia tiba di pasar. Menurut Imam Malik, jualbelisemacaminiadalahfasad (rusak) dan haram, karenadiindikasikanakan melakukan permainan harga dengan cara merekayasa penawaranyaitu mencegah masuknya barang. Menurut Hanafi, transaksi ini makruhtahrim ,karenaketidak jelasanakad dan mendekati haramnya jualbelitersebut. (makruh yang mendekati haram, danberdosajikamelakukan).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Hukum Islam, Jual Beli, Talaqqi Rukban
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.2 Muamalah > 2x4.21 Jual Beli (Termasuk Salam dan Lelang)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Aris Administrator Perpustakaan IAIN Purwokerto
Date Deposited: 13 Sep 2016 04:08
Last Modified: 13 Sep 2016 04:08
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/1110

Actions (login required)

View Item View Item