SAHNYA SALAT JUMAT MENURUT KH. AHMAD RIFA’I DALAM KITAB TAISIR

EDI PRIYONO, NIM. 082322004 (2014) SAHNYA SALAT JUMAT MENURUT KH. AHMAD RIFA’I DALAM KITAB TAISIR. Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img] Text
EDI PRIYONO_SAHNYA SALAT JUMAT MENURUT KH. AHMAD RIFA'I DALAM KITAB TAISIR.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
Cover, Bab I, Bab V, Daftar Pustaka.pdf

Download (756kB) | Preview

Abstract

PersoalanseputarsalatJumatselalumenjaditrending topicapabiladikaitkandenganulamatarajumah KH.Ahmad Rifa’idariduluhinggasekarang.Salah satuhal yang menarikadalahsampaisekarangJam’iyahRifa’iyah (sebutanuntukpengikutajaran KH.Ahmad Rifa’i) masihberpegangteguhpadaajaran KH.Ahmad Rifa’i yang hiduppadaparuhpertamapertengahanabad 19.Corakberfikirinduktif, dalamartiberangkatdarifenomena-fenomena di lapangan yang majemukkemudiandicarireferensinya di dalam al-Qur’an, al-Hadits, danpendapatulamasehinggapendapat KH.Ahmad Rifa’ikurangbertahan lama hinggasekarang. PenelitianinibertujuanuntukmengetahuisahnyasalatJumatdalamkitabTaisirmenurut KH. Ahmad Rifa’i. Sedangkansignifikansidaripenelitianiniadalahsebagaibahanmasukkandanuntukmenambahkhasanahkeilmuankhususnya di bidangfiqhbagikehidupanmasyarakatpadaumumnya.menurut KH. Ahmad Rifa’i agar pelaksanaansalatJumatsah, harusmemenuhisyarat-syarattertentu.Menurutnya, syarat-syarat yang harusdipenuhipadapelaksanaansalatJumattersebutsepertisyaratwajibmendirikansalatJumat, syaratsahsalatJumat, baiksyarat-syarat yang bersifatumummaupun yang bersifatkhusus, danmenjagadarihal-hal yang dapatmembatalkansalatJumat. Semuaketentuantersebuttertuangdalamkarya-karyanya yang ditulisdalambahasaJawa Arab PegonkhususnyakitabTaisir. PendapatKH. Ahmad Rifa’idenganulama-ulama lain yang masihdalammadzhabSyafi’iyahsebenarnyatidakadaperbedaanmendasar.Namun, karenacorakberfikir yang induktifmenimbulkankesanapa yang dijadikanrujukandalammenentukansebuahhukumdinilaiberseberangandarimainstream yang telah lama sudahmapan di kalanganmasyarakat. Salah satunyaadalahbahwasalatJumat yang didirikandenganempatbilanganJumattetapsahdengancatatanmemenuhisyarat-syaratmenjadibilanganJumat.Di antarasyarat-syarattersebutadalah Islam, berusiabaligh, berakal, laki-laki, merdeka, muqimmustautin, dantidakummi.KH.Ahmad Rifa’idalamkaryanyamenyebutkanbahwaempatbilanganJumattersebutdiambildaripendapat imam Syafi’iketika di Baghdad, Irakdenganqaulqadimnya.Sedangkanketika di Mesirdenganqauljadidnya, imamSyafi’imenyatakanbahwasalatJumathanyasahdengandihadiri minimal empatpuluh orang yang menjadibilanganJumat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: syaratsah, qaulqadim, qauljadiddanbilanganJumat
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.1 Ibadah > 2x4.12 Shalat
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Restu Umar Fauzi
Date Deposited: 13 Sep 2016 03:46
Last Modified: 13 Sep 2016 03:46
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/1105

Actions (login required)

View Item View Item