KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER DALAM TEORI TRIPUSAT PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTARA DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN AKHLAK

Fanny Iffah, Zunnurrain (2021) KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER DALAM TEORI TRIPUSAT PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTARA DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN AKHLAK. Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img]
Preview
Text
FANNY IFFAH Z _ KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER DALAM TEORI TRIPUSAT PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTARA & RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN AKHLAK.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pendidikan karakter yang menjadi isu utama dalam pendidikan. Selain menjadi bagian dari proses pembentukan akhlak bangsa, pendidikan karakter diaharpkan mampu menjadi pondasi utama dalam meningkatkan derajat dan martabat bangsa Indonesia. Ki Hajar Dewantara menyebutkan bahwa menumbuhkan nilai-nilai moral ke dalam jiwa seorang anak sangatlah penting.Pemikiran yang dituangkan oleh Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan budi pekerti bahwa pendidikan harus diarahkan pada pembentukan karakter bangsa yang sesuai dengan nilai-nilai agama dan budaya bangsa. Di zaman yang semakin modern dan berkembang ini khususnya pada sistem teknologi komunikasi dan informasi, maka semakin berkembang pula pola pikir anak yang menginjak usia remaja atau masa pubertas. Sehingga bersamaan dengan itu pemerintah melalui sarana pendidikan menegakkan pengajaran yang bernuansa keagamaan yang sekarang beri nama pendidikan karakter, yang bertujuan untuk memberikan pelajaran atau pembelajaran kepada anak mengenai etika dan sopan santun terhadap orang lain khususnya orang yang lebih tua. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menemukan titik temu antara konsep pendidikan karakter dalam teori tripusat pendidikan Ki Hajar Dewantara dan relevansinya dengan pendidikan akhlak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif berupa penelitian pustaka ( Library Research ). Dan metode analisis yang digunakan yaitu metode analisis teks dan bahasa berupa content analysis ( analysis isi ). Disinilah dilakukan analisis terhadap isi dari gagasan konsep pendidikan karakter dalam teori tripusat pendidikan Ki Hajar Dewantara dan relevansinya dengan pendidikan akhlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tripusat pendidikan yang terdiri dari lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, serta lingkungan masyarakat memiliki peranan yang sangat penting bagi perkembangan anak terutama dalam hal pendidikan untuk memperoleh akhlakul karimah. Pertama, lingkungan keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama yang akan dijadikan contoh oleh anak. Di dalam keluarga terdapat fungsi pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai dan pengetahuan serta ketrampilan. Apabila seorang anak sejak kecil dibiasakan baik, dididik dan dilatih dengan terus menerus, maka ia akan tumbuh dan berkembang menjadi anak yang memiliki akhlakul karimah ( akhlak yang baik ). Sebaliknya, apabila anak dibiasakan berbuat buruk, nantinya akan terbiasa berbuat buruk juga.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Karakter, Tripusat Pendidikan, Ki Hajar Dewantara, Akhlak
Subjects: 2x5 Akhlak dan Tasawuf > 2x5.1 Akhlak
2x7 Filsafat dan Perkembangan > 2x7.3 Pendidikan > 2x7.31 Metoda dan Sistem Pendidikan
800 Literature and rhetoric > 807 Education, research, related topics
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: FANNY IFFAH ZUNNURRAIN sdr
Date Deposited: 26 Jul 2021 03:56
Last Modified: 26 Jul 2021 03:56
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/10398

Actions (login required)

View Item View Item