SEJARAH ARABISASI DAN DAMPAK SOSIOKULTURAL DI MASA DINASTI UMAYYAH (661-750 M.)

Wilistia, Quinta Ashara (2021) SEJARAH ARABISASI DAN DAMPAK SOSIOKULTURAL DI MASA DINASTI UMAYYAH (661-750 M.). Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img]
Preview
Text
Cover_BAB I_BAB V_Daftar Pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
WILISTIA QUINTA ASHARA_SEJARAH ARABISASI DAN DAMPAK SOSIOKULTURAL DI MASA DINASTI UMAYYAH (661-750 M.).pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Arabisasi atau ta’rib merupakan sebuah proses terhadap sesuatu untuk menjadi Arab. Gerakan arabisasi adalah proses yang meliputi perubahan bahasa yang digunakan sebagai administrasi pemerintahan (diwan), yang pada awalnya menggunakan bahasa Yunani beralih ke bahasa Arab di wilayah Damaskus, kemudian di wilayah Irak dan provinsi bagian timur yaitu peralihan bahasa Persia menjadi bahasa Arab, serta penerbitan uang logam Arab. Kondisi demikian terjadi secara komprehensif pada masa pemerintahan Dinasti Umayyah dan pertama kali dilakukan oleh khalifah Abdul Malik ibn Marwan. Dalam gerakan arabisasi yang dilakukan di masa Dinasti Umayyah, memberikan pengaruh terhadap beberapa golongan yang bertempat tinggal di wilayah taklukan. Yaitu adanya golongan Muslim-Arab, golongan Non-Arab (mawali) dan golongan non-Muslim (dzimmi). Mereka mendapatkan perlakuan sosial yaitu adanya perbedaan strata sosial. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan dipusatkan pada library research atau penelitian kepustakaan. Sumber yang digunakan yaitu dokumen berupa buku yang berkaitan dengan seputar arabisasi dan dampak yang terjadi. Data yang akan dianalisa dengan metode deskriptif analisis. Dan landasan teori yang digunakan yaitu berupa pendekatan multidimensional yang terdiri dari pendekatan keagamaan, pendekatan sosial dan pendekatan kultural, sedangkan yang digunakan adalah teori kausalitas (sebab-akibat) yang berguna untuk menjelaskan tentang sebab dan akibat dari gerakan arabisasi tersebut. Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa arabisasi yang terjadi di masa Dinasti Umayyah merupakan arabisasi pertama kali yang dilakukan secara komprehensif di seluruh wilayah taklukan, meskipun terdapat beberapa daerah yang masih menggunakan bahasa masing-masing, namun kondisi demikian dinyatakan berhasil. Gerakan arabisasi dilakukan dengan cara membuat kebijakan yang atas dasar arabisasi. Dengan adanya gerakan arabisasi yang dilakukan, kemudian memberikan dampak secara sosiokultural bagi golongan-golongan yang terlibat dalam gerakan arabisasi tersebut. Setiap golongan mengalami perlakuan istimewa dan juga diskriminasi baik dari masyarakat wilayah tersebut ataupun pejabat pemerintahan yang berkuasa. Hingga pada akhirnya terjadilah keruntuhan Dinasti Umayyah dan digantikan oleh Dinasti Abbasiyah dengan masih mempertahankan arabisasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: arabisasi, sosiokultural, strata sosial.
Subjects: 2x9 Sejarah Islam dan Biografi > 2x9.9 Peta Sejarah Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora > Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: WILISTIA QUINTA ASHARA sdri
Date Deposited: 08 Jul 2021 08:43
Last Modified: 08 Jul 2021 08:43
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/10264

Actions (login required)

View Item View Item