PENYESUAIAN DIRI PASANGAN SUAMI ISTRI YANG MELAKUKAN PERNIKAHAN MELALUI PROSES TA’ARUF DI PURWOKERTO

SITI PATIMAH, 1223101017 (2016) PENYESUAIAN DIRI PASANGAN SUAMI ISTRI YANG MELAKUKAN PERNIKAHAN MELALUI PROSES TA’ARUF DI PURWOKERTO. Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img]
Preview
Text
COVER_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
SITI PATIMAT_PENYESUAIAN DIRI PASANGAN SUAMI ISTRI YANG MELAKUKAN PERNIKAHAN MELALUI PROSES TA’AR.PDF
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Pada saat seorang pria dan wanita akan menikah tentunya masing-masing membawa nilai budaya, sikap, keyakinan dan gaya penyesuaiannya yang berbeda ke dalam rumah tangga yang akan mereka bangun. Pernikahan merupakan hal baru bagi individu dimana penuh dengan harapan dan keinginan dari pasangan dalam menjalani rumah tangga, dengan demikian dalam pernikahan suami dan istri diharapkan dapat menyesuaikan diri satu sama lain dalam menjalani rumah tangga dengan menerima kekurangan dan kelebihan pasangan dan menjalin komunikasi yang baik antara suami dan istri. Setelah menikah, suami dan istri akan menemukan banyak masalah dalam pernikahan mereka mulai dari masalah antara suami dan istri sampai dengan masalah keluarga dengan lingkungan sekitarnya. Penyesuaian diri dalam pernikahan yang dilakukan oleh suami dan istri adalah dengan melakukan penyesuaian diri satu sama lain yaitu melakukan penyesuaian dengan pasangan, penyesuaian seksual, penyesuaian keuangan dan penyesuaian dengan keluarga dari pihak pasangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui permasalahan penyesuaian diri pada pasangan suami istri yang melakukan pernikahan melalui proses ta’aruf dan bagaimana upaya yang mereka lakukan untuk menyesuaikan diri. Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk deskriptif. Subjekpadapenelitianiniyaitupasangan suami istri yang melakukan pernikahan melalui proses ta’aruf. Tekhnik yang digunakanuntukmengumpulkan data adalahwawancaraobservasi, dandokumentasi.Teknikanalisisyang digunakanadalahmenggambarkansirkulasiterjadiantarapengumpulan data, penyajian data, reduksi data dankesimpulan-kesimpulansemuanyadilakukakandalam proses yang terpisah. Setiap pasangan suami istri baik itu yang melakukan pernikahan melalui proses ta’aruf, perjodohan bahkan pacaran mereka sama-sama mengalami masa-masa sulit terkait penyesuaian diri pada awal pernikahan. Karena pada dasarnya konflik adalah sesuatu yang umum yang akan selalu dialami setiap orang.Penyesuaian diri pasangan suami istri yang melakukan pernikahan melalui proses ta’aruf di Purwokerto adalah bahwa subjek tersebut sama-sama mengalami kesulitan untuk menyesuaikan diri pada awal pernikahan.Kesulitan penyesuaian diri yang dialami tersebut adalah mengalami kesulitan terhadap penyesuaian dengan pasangannya, dimana kesulitan tersebut disebabkan karena adanya perbedaan latar belakang antara pasangan, pemenuhan kebutuhan akan komunikasi, penerimaan realitas mengenai konsep pasangan ideal. Upaya Penyesuaian diri yang dilakuan subjek yaitu: mengumpulkan kelebihan yang ada pada diri pasangan dan untuk kekurangannya mereka selalu saling mengingatkan terhadap kekurangan masing-masing perbaiki pelan, Mencari pola komunikasi yang tepat dan diskusi, Ketemu setiap weekand dan komunikasi setiap saat lewat hp.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pasangan suami istri yang menikah melalui proses ta’aruf, Penyesuaian Diri
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 170 Ethics (Moral philosophy) > 173 Ethics of family relationships
Divisions: Fakultas Dakwah > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Aris Administrator Perpustakaan IAIN Purwokerto
Date Deposited: 06 Sep 2016 00:24
Last Modified: 06 Sep 2016 00:24
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/1010

Actions (login required)

View Item View Item