PRAKTIK PENGEMBALIAN BARANG SEBAGAI RESELLER MARKETPLACE YANG TIDAK SESUAI EKSPEKTASI (Studi Kasus di Toko Fashion Rumah Fadila Purwokerto)

Sinta, Miftakhul (2021) PRAKTIK PENGEMBALIAN BARANG SEBAGAI RESELLER MARKETPLACE YANG TIDAK SESUAI EKSPEKTASI (Studi Kasus di Toko Fashion Rumah Fadila Purwokerto). Skripsi thesis, IAIN Purwokerto.

[img]
Preview
Text
SINTA MIFTAKHUL JANNAH_PRAKTEK PENGEMBALIAN BARANG SEBAGAI RESELLER MARKETPLACE YANG TIDAK SESUAI EKSPEKTASI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi atas ketertarikan meneliti mengenai praktik pengembalian barang sebagai reseller marketplace yang tidak sesuai ekspektasi di Toko Rumah Fadila Purwokerto, karena berdasarkan data peneliti, sering terjadi salah paham saat pembeli melakukan proses transaksi jual beli secara online pada marketplace. Praktik pengembalian ini tidaklah mudah dilakukan oleh penjual jika terdapat kekurangan pada suatu barang dikarenakan belum adanya kesepakatan antara pembeli dengan penjual sebagai reseller marketplace pada saat awal bertransaksi. Hal ini menjadi penyebab timbulnya rasa kekecewaan dan kerugian oleh penjual yang posisinya sebagai reseller dan merasa dirugikan dari adanya praktik pengembalian barang yang tidak sesuai ekspektasi. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research). Sumber data yang digunakan sumber data primer dari subjek penelitian dan sumber sekunder yang diperoleh dari literatur-literatur yang dapat menunjang kajian penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode triangulasi, triangulasi adalah suatu cara mendapatkan data yang benar-benar absah dengan menggunakan pendekatan metode ganda, kemudian teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini, menunjukkan bahwa praktik jual beli di Toko Rumah Fadila Purwokerto sah karena memenuhi syarat dan rukun jual beli. Namun, jika jual beli telah dilakukan dan pembeli telah mengetahui adanya cacat pada barang tersebut, maka tidak ada lagi khiyār setelahnya. Alasannya ia telah rela dengan kondisi barang tersebut. Namun, jika pembeli belum mengetahui cacat barang tersebut mengetahuinya setelah akad, maka pembeli dapat mengadakan khiyār aib antara mengembalikan barang atau meminta pengurangan harga sesuai dengan keadaanya yang cacat

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Jual Beli Online, Khiyār, Retur, Marketplace.
Subjects: 2x4. Fiqih > 2x4.2 Muamalah
300 Social sciences > 340 Law
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Sinta Miftakhul Jannah
Date Deposited: 19 May 2021 07:58
Last Modified: 19 May 2021 07:58
URI: http://repository.iainpurwokerto.ac.id/id/eprint/10099

Actions (login required)

View Item View Item